Jamu Akar Dewa Bisa Rusak Lever dan Ginjal
Polresta Medan terus mendalami penyidikan kasus peredaran jamu Akar Dewa yang sudah dinyatakan produk berbahaya oleh Badan Pengawas
Kanit Ekonomi Satreskrim Polresta Medan AKP Bambang menyebutkan ditemukan indikasi kalau pemasaran jamu itu sudah menjangkau Aceh Tenggara. Sebelumnya hanya disebutkan jalur distribusi itu mencakupi Langsa, Beurneun, Sigli hingga Banda Aceh. Hal itu diketahui setelah pihaknya mendalami pemeriksaan seoraang pelaku yang diamankan dari sebuah gudang di Jalan Pinangbaris, Medan Sunggal, akhir Desember 2012.
Bambang menyebutkan pihaknya cukup berhati-hati menangani kasus ini, karena masih memburu distributornya. “Distributornya masih kita cari. Jadi belum bisa dibeberkan semuanya,” kata Bambang ketika ditanya identitas tersangka, Rabu (30/1).
Tapi dijelaskannya, berdasarkan edaran BPOM RI izin peredaran jamu itu sudah dicabut karena ditemukan kandungan piroxicam yang bisa dipakai untuk obat rematik. Dalam produksinya, pelaku menggunakan zat itu melebihi dosis sehingga bisa menyebabkan kerusakan pada lever, dan ginjal.
Beberapa daerah sudah menumpas peredaran jamu tersebut secara tegas. Namun di Medan razia penertiban belum dilakukan, dan masih bisa ditemukan pada pedagang jamu pinggir jalan. Polisi sendiri kata Bambang masih akan berkoordinasi dengan BBPOM Medan untuk melakukan razia.(mad)