Jumat, 5 Juni 2026

Dikeroyok Pedagang Mie Caluk, Dua Anggota WH Masuk RS

Dua petugas Wilayatul Hisbah (WH) Langsa, Kamis (1/6) siang, babak belur dikeroyok sekelompok

Tayang:
Editor: Bakri
* Razia Penjual Makanan di Siang Bolong

LANGSA - Dua petugas Wilayatul Hisbah (WH) Langsa, Kamis (1/6) siang, babak belur dikeroyok sekelompok wanita dan lelaki penjual mie caluk di kawasan jembatan Gampong Sidorejo, Kecamatan Langsa Timur. Bukan hanya itu, 1 unit mobil patroli WH ikut peyot karena dilempar batu.

Akibat tindakan anarkis para pedagang tersebut, kedua anggota WH yakni Syarwani (Danru-red) dan Saifuddin (34), harus diopname di RSUD Langsa karena mengalami luka di bagian kepala dan bibir sobek. Kasus tersebut sudah dilaporkan kepada pihak Polres Langsa. 

Danton WH, Syamsuri, didampingi Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Langsa, Drs H Ibrahim Latif MM, mengatakan, saat itu pukul 11.40 WIB satu regu Polisi WH berjumlah 12 orang seperti biasa selama bulan Ramadhan ini melakukan patroli rutin ke kawasan-kawasan dicurigai menjual makanan termasuk di Jembatan Sidorejo tersebut.

Mereka mengamankan maklumat Forkopimda Kota Langsa yang melarang berjualan makanan kala siang hari, selama bulan Ramadhan.

Saat tiba ke kawasan jembatan itu, petugas WH menemuka dua wanita sedang memasukan bungkusan makanan mie caluk ke dalam tas di belakang steling, dan saat melihat kedatangan petugas WH perempuan tersebut mencoba hendak lari atau kabur tapi berhasil dicegah.

Saat petugas WH memeriksa isi tas, tiba-tiba pelaku berinisial An memukul Danru WH Syarwani hingga bibirnya mengeluarkan darah. Lalu An menjerit, sehingga datang sekitar puluhan orang lebih diduga family dan teman-temannya ke lokasi hingga terjadi keributan dengan petugas WH.

Selain Danru seorang petugas WH lainnya, Saifuddin juga terkena pukulan di bagian kepala dengan benda tumpul hingga mengeluarkan darah. Melihat massa semakin tak terkendali, regu WH memilih mundur namun massa tetap mengejar petugas.

Bahkan mobil patroli WH mengalami kerusakan bagian bodinya seperti di bagian pintu sopir, karena dihantam kayu oleh oknum massa tersebut. Sejumlah pelaku pemukulan dikenali petugas. Berapa saat kemudian anggota Polres Langsa yang mengetahui kejadian turun ke lokasi, dan situasi berhasil dikendalikan.

Dua petugas WH Syarwani dan Saifuddin saat itu juga dibawa ke IGD RSUD Langsa untuk mendapatkan perawatan seklaigus di visum, untuk kepentingan laporan kepada pihak berwajib. “Sekarang mereka di rawat di RSUD, karena luka di kepalanya ini,” ujar Danton WH.

Menurut Danton, kasus tersebut telah dilaporkan kepada pihak Polres Langsa untuk proses hukum lebih lanjut. Bahkan An penjual makanan,  juga ikut melaporkan WH kepada Polisi.(zb) 
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved