Petir ‘Setrum’ Subulussalam, Satu dari Tiga Rumah Hangus, Empat Warga Terluka
Petir ‘menyetrum’ Desa Danau Tras, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, sekitar pukul 16.30 WIB,
SUBULUSSALAM – Petir ‘menyetrum’ Desa Danau Tras, Kecamatan Simpang
Kiri, Kota Subulussalam, sekitar pukul 16.30 WIB, Jumat (22/11). Sengatan
listrik alam tersebut menghanguskan sebuah rumah dan melukai empat warga desa
tersebut.
Informasi yang dihimpun
Prohaba menyebutkan, bencana alam berupa sambaran petir terjadi ketika wilayah
Kota Subulussalam—termasuk Desa Danau Tras—diguyur hujan lebat.
Sebuah rumah milik Muhammad
Sabaruddin (40) alias Rois terkena sambaran mengakibatkan munculnya kobaran api
yang menghanguskan bangunan berukuran 5x5 meter tersebut.
Dalam sekejap bangunan itu
rata dengan tanah. Tak ada apapun yang bisa diselamatkan kecuali pakaian yang
melekat di badan. Masih untung, Sabdaruddin bersama istrinya, Dewi (38) dan
empat anaknya yaitu Putri (11), Edon Afroni Sahputra (10), Vita (8), dan si
bungsi Zahira (6) selamat dari musibah itu.
”Cuma pakaian di badan yang
tersisa. Lantai rumah pun ikut terkelupas akibat disambar petir,” ujar Muhammad
Sabaruddin.
Selain membakar habis rumah
milik Sabdaruddin, petir juga melukai empat warga yaitu suami istri Isharmoko
(25) dan Murni (23), Siti Yulinar (24), dan Zahira (anak bungsu Muhammad
Sabaruddin).
Seorang korban bernama Murni
mengalami luka berat dengan kondisi tubuh mengelupas. Sedangkan Siti Yulinar
mengalami kebas. ”Tangan kanan saya kebas (mati rasa), sulit diangkat,” ujar
ibu dua anak itu yang ditemui wartawan di rumah orang tuanya, tadi malam.
Korban lainnya yang mengalami
kebas namun kondisinya mulai membaik adalah Isharmoko. Sedangkan Zahira,
dilaporkan sempat syok karena kaget.
Informasi yang dihimpun
Prohaba, petir menyambar tiga rumah yang berjejer satu deretan dengan rumah
milik Sabaruddin yang hangus terbakar.
Awalnya, petir menyambar
rumah milik Ido Hartono lalu merambat ke Isharmoko hingga berakhir di rumah
Muhammad Sabaruddin.
Rumah Ido Hartono memang
tidak terbakar tapi semua kabel dikabarkan hangus termasuk peralatan listrik di
bagian atas rumah. Selain itu, para penghuni rumah juga tersetrum oleh petir
yang berbentuk api.
Petir yang ‘menyetrum’ kawasan Desa Danau Tras, Kecamatan Simpang
Kiri, Kota Subulussalam pada Jumat (22/11) sore selain membakar habis sebuah
rumah dan menyengat setidaknya empat orang juga membuat trauma warga setempat.
Sejumlah warga mengaku baru
pertama kali menyaksikan rumah terbakar disambar petir. Selama ini meski ada
petir hanya menyambar bagian tiang atau atap pinggir rumah.”Baru kali ini kami
mengalami kejadian petir yang membakar rumah hingga rata dengan tanah,” kata
Umar, seorang warga setempat.
Suasana panik mewarnai
bencana alam di Desa Danau Tras kemarin sore. Seorang korban bernama Murni (23)
terkena sengatan di beberapa bagian tubuh. Bahkan bagian kaki ibu rumah tangga
ini terkelupas.
Menurut kabar, Murni sempat ditanam dalam lumpur guna menghilangkan setrum di tubuhnya. Setelah itu, Murni dilarikan ke RSUD Kota Subulussalam untuk mendapatkan bantuan medis.(lid)