Sabtu, 18 April 2026

Mengapa Orang Gemar Ikuti Isu Perselingkuhan di Medsos?

Isu-isu perselingkuhan atau perebut laki orang (pelakor), seperti yang menyeret nama Nissa Sabyan dan Ayus Sabyan belakangan ini atau sebelumnya ..

Editor: Muliadi Gani
Ilustrasi pasangan Selingkuh 

Bagi seseorang yang memiliki kesehatan mental bagus dan kontrol diri antara pikiran dan sikap, membaca hal-hal yang berkonotasi negatif seperti ini mungkin tidak akan berdampak apa-apa. Namun, jika individu yang membacanya memiliki kesehatan mental yang kurang serta kontrol diri yang kurang juga, bisa timbul berbagai dampak buruk hingga perilaku coba-coba pada orang tersebut.

Baca juga: Cut Syifa, Artis Sinetron Berdarah Aceh Putuskan Berhijab

Untuk menghindari terlalu sering membaca hal yang berkonotasi negatif, Hening mengusulkan beberapa cara yang bisa kita lakukan yaitu:

1) Harus diimbangi dengan bacaan yang positif Bacalah hal-hal positif seperti bacaan tentang spiritual yang sesuai dengan keyakinan masing-masing atau bacaan yang dapat membangun individu menjadi lebih baik, seperti kisah orang-orang sukses.

Bacaan yang positif diyakini bisa berpengaruh dan membuat mental kita selalu positif dan fokus berkarya tanpa repot mencampuri urusan orang lain.

2) Cari lingkungan yang positif Hindari teman-teman ‘toxic’ dan carilah lingkungan yang dapat membawa kita ke arah yang lebih positif.

Ini juga sangat berdampak dan berpengaruh pada pola pikiran dan perilaku seseorang.

“Intinya, bacaan-bacaan yang negatif itu, harus diimbangi dengan bacaan yang positif dan juga lingkungan yang positif agar bisa berpengaruh positif pula ke dalam diri kita” pungkasnya. (kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved