Breaking News:

Wanita AS Rekam Pelecehan Seks terhadap Pacar yang Sekarat, Dipenjara 16 Tahun

Seorang wanita di Amerika Serikat (AS) merekam dirinya sedang tertawa saat melakukan pelecehan seksual terhadap pacarnya yang sekarat ...

Editor: Muliadi Gani
Net
Ilustrasi pelecehan seksual 

PROHABA.CO  - Seorang wanita di Amerika Serikat (AS) merekam dirinya sedang tertawa saat melakukan pelecehan seksual terhadap pacarnya yang sekarat karena overdosis obat-obatan.

Wanita bernama Megan Anne Walthall (32) tersebut akhirnya dijatuhi hukuman 16 tahun penjara sebagaimana dilansir dari New York Post, Kamis (4/3/2021).

Walthall diperintahkan untuk mulai menjalani hukumannya pada Jumat (5/3/2021) oleh Pengadilan Wilayah Stafford, sebagaimana dilaporkan Roanoke Times.

Jaksa menuduh bahwa Walthall menelepon 911 pada 15 Juli 2019 lalu melapor bahwa pacarnya Brandon Dye tidak merespons. Setelah petugas tiba, Dye dibawa ke Rumah Sakit Mary Washington di mana dia meninggal karena overdosis heroin.

Petugas menemukan obat-obatan beserta perlengkapannya dan video.

Video itu direkam Walthall saat pacarnya sekarat karena overdosis, kata jaksa.

Dalam video itu, Walthall terlihat tertawa saat dia melakukan pelecehan seksual terhadap pacarnya.

Dia kemudian menunggu setidaknya 45 menit sebelum akhirnya menelepon 911 untuk meminta bantuan, lapor Roanoke Times.

Baca juga: Perselingkuhan Terbongkar Istri Sah, Suami Sebarkan Video Syur

Pengacara Walthall, Price Koch, berpendapat bahwa Walthall membuat rekaman dengan tujuan untuk menunjukkan Dye agar nanti dia berhenti menggunakan obat-obatan terlarang itu.

Walthall juga menggunakan narkoba ketika merekam aksinya tersebut.

"Itu dilakukan dengan bodoh dan keliru, tapi tidak ada niat jahat," kata Koch.

Namun, jaksa penuntut Sandra Park menolak argumen itu dengan mengatakan bahwa penundaan dalam meminta bantuan tidak bisa dimaafkan.

Walthall sebelumnya mengaku bersalah karena melakukan pelecehan seksual dan dua tuduhan kepemilikan obat-obatan terlarang.

Tuduhan kepemilikan obat-obatan terlarang kedua berasal dari insiden di mana Walthall memberi seorang pria obat yang menyebabkan dia overdosis pada 12 Desember 2019. (kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved