Cara Jitu Menghindari Varian Baru Virus Corona
Beberapa hari lalu Pemerintah Indonesia mengumumkan varian B.1.1.7 sudah masuk Indonesia. Ada dua kasus Covid-19 dengan varian ini.Setelah B.1.1.7 ...
“Kadang-kadang varian itu hanya punya arti epidemiologi saja. Kalau kita lihat ada pergeseran.
Misalnya, dari Januari tahun lalu, (varian) dominan di Indonesia kan klet S dan sebagainya.
Tapi seiring berjalannya waktu, sekarang banyaknya klet G,” jelas Amin.
Untuk Indonesia, varian baru yang terdeteksi hingga saat ini adalah B.1.1.7 yang beberapa hari lalu diumumkan.
Sampai saat ini para ilmuwan Indonesia terus mengamati galur virus.
“Sampai siang tadi, semua yang sudah dilaporkan menunjukkan belum ada lagi varian baru.
Baru dua (kasus) itu aja dari B.1.1.7,” ungkapnya.
Baca juga: Gangguan Mata Minus Meningkat Selama Pandemi Covid-19
Cara lindungi diri Prof Amin menegaskan, untuk melindungi diri dari varian baru Covid-19 kita harus tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes), 5M dan 3T.
“Dalam hal ini tidak ada perbedaan perlakuan.
Apa yang harus dilakukan, 5M dan 3T itu harus.
Tetap sama,” kata Amin.
“Jadi terhadap varian yang biasa, varian Inggris, varian Afrika Selatan, varian Brasil, atau varian dari Rusia, apa yang harus kita lakukan itu tidak berbeda,” tegas dia.
“Terapkan kewaspadaan universal.
Kita enggak bisa beda-bedain (perlindungannya) karena kita juga enggak tahu, yang ada di sekililing kita itu varian yang mana.
Kita baru bisa tahu di laboratorium,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona-di-dunia.jpg)