Breaking News:

Enam Teroris Penyerang Mako Brimob Depok Divonis Mati, Tak Seorang pun Banding

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur menjatuhkan vonis hukuman mati kepada enam terdakwa teroris pelaku penyerangan Mako Brimob ...

FOTO: KOMPAS.COM
SUASANA di dalam Mako Brimob Kelapa Dua, Depok pascakerusuhan yang dilakukan narapidana terorisme, Kamis (10/5/2018). Sebanyak 155 napi terorisme yang menguasai Rutan Cabang Salemba Mako Brimob menyerahkan diri setelah dilakukan operasi Polri. 

PROHABA, JAKARTA - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur menjatuhkan vonis hukuman mati kepada enam terdakwa teroris pelaku penyerangan Mako Brimob di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada tahun 2018.

Vonis tersebut dibacakan majelis hakim pada Rabu (21/4/2021) siang.

Humas PN Jakarta Timur yang meminta tak disebutkan identitasnya mengatakan, keenam terdakwa yang divonis itu telah menerima dan tidak menyatakan banding.

“Hasil persidangan perkara terorisme di Mako Brimob.

Semua terdakwa menerima dan tidak menyatakan banding,” katanya saat dikonfi rmasi, Kamis (22/4/2021).

Berdasarkan daftar keenam terdakwa yang divonis mati itu, yakni: Anang Rachman, Suparman alias Maher, Syawaludin Pakpahan, Suyanto alias Abu Izza, Handoko alias Abu Bukhori, dan Wawan Kurniawan.

Baca juga: Meirika Franola, Ratu Narkoba yang Divonis Mati Dua Kali 

Sebelumnya, Kepala Polri (Kapolri) saat itu Jenderal Tito Karnavian menuturkan bahwa jajarannya telah menangkap delapan terduga teroris terkait kasus penyanderaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba Cabang Mako Brimob, Depok, pada 8 Mei 2018 lalu.

Dalam peristiwa itu, 155 narapidana (napi) kasus terorisme sempat menyandera anggota polisi selama sekitar 39 jam.

Mereka akhirnya menyerahkan diri pada Kamis (10/5/2018) sekitar pukul 07.15 WIB.

Sementara itu, lima anggota Polri gugur.

“Terkait peristiwa Mako Brimob, delapan orang telah ditangkap,” ujar Tito dalam Rapat Kerja dengan Komisi III di gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/7/2018). (kompas. com)

Editor: Muliadi Gani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved