Breaking News:

Pencurian Ternak Marak, Pelaku Sembelih di Tempat

Pencurian ternak kembali marak di Kabupaten Gayo Lues (Galus) dalam tiga pekan terakhir. Para pemilik ternak mulai resah dan khawatir

Editor: bakri
Pencurian Ternak Marak, Pelaku Sembelih di Tempat
PROHABA
KASAT Reskrim, Iptu Irwansyah

* Beraksi Naik Mobil Pribadi

BLANGKEJEREN - Pencurian ternak kembali marak di Kabupaten Gayo Lues (Galus) dalam tiga pekan terakhir. Para pemilik ternak mulai resah dan khawatir hewan peliharaannya akan hilang lagi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Prohaba, hewan ternak milik warga yang banyak hilang atau dicuri itu umumnya kerbau dan sapi. Kawanan ternak milik warga itu hilang di gunung atau dari kandangnya.

Kasus terbaru, empat ekor kerbau milik seorang warga Tampeng di Kecamatan Kuta Panjang dilaporkan hilang di Desa Sekuelen, Kecamatan Blangjerango.

Dua hari kemudian, satu ekor sapi milik warga di Kecamatan Sabun Gelang juga hilang, tapi kali ini dicuri dari kandangnya.

"Kawanan pencuri ternak diduga menggunakan mobil pribadi saat beraksi. Pelaku menyembelih ternak di tempat ia mencuri. Mereka hanya membawa dagingnya saja, sedangkan perut ternak dibuang atau ditinggalkan di lokasi," kata SF, salah satu pemilik ternak di Kecamatan Blangjerango yang minta namanya dirahasiakan, kepada Prohaba, Jumat (28/5/2021) siang.

Pemilik dan warga di Blangjerango itu mengaku, keempat ekor kerbau yang hilang di kecamatan tersebut merupakan induk, bukan anaknya.

Warga kini semakin resah karena makin banyak terjadi kasus pencurian ternak di kabupaten itu, tapi pelakunya belum juga tertangkap.

Terpisah, Kapolres Galus AKBP Carlie Syahputra Bustamam melalui Kasat Reskrim, Iptu Irwansyah, kepada Prohaba, Jumat (28/5/2021) mengatakan, sejauh ini secara resmi belum ada korban atau masyarakat yang melaporkan kehilangan ternak ke mapolres.

Kasat Reskrim mengaku, secara lisan pihaknya ada mendengar dan mendapatkan informasi tentang pencurian ternak di kabupaten itu mulai marak, tapi sejauh ini belum ada korban yang melaporkan kehilangan ternak.

"Kepada masyarakat yang kehilangan ternak kerbau dan sapi, silakan melaporkan kantor kepada kepolisian terdekat," imbaunya. (*/c40)

Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved