Jumat, 5 Juni 2026

Memancing dari Perahu, Ayah dan Anak Diterkam Buaya

Seorang ayah di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, bernama Karsiti (45) warga Dusun 04, Desa Ganesha Mukti, Kecamatan Muara Sugihan, ...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
FOTO: SHUTTERSTOCK
ILUSTRASI buaya sungai 

PROHABA.CO, BANYUASIN - Seorang ayah di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, bernama Karsiti (45) warga Dusun 04, Desa Ganesha Mukti, Kecamatan Muara Sugihan, diterkam buaya saat memancing di atas perahu, Minggu (30/5/2021) sekitar pukul 20.30 WIB.

Dalam kejadian itu, Karsiti dimangsa buaya hingga tubuhnya hilang, sedangkan anaknya, Selin (17) berhasil selamat.

Hingga kini jasad Karsiti belum ditemukan.

"Kami masih mencari Karsiti bersama warga dan polisi.

Sampai sekarang belum ditemukan.

Yang selamat hanya anaknya, sedangkan ayahnya hilang," kata Camat Muara Sugihan, Welli Ardiansyah melalui sambungan telepon, Selasa (1/6/2021) siang.

Diceritakan Welli, kejadian itu berawal saat mereka datang ke lokasi hendak memancing di jalur 15 Kabupaten Banyuasin.

Sesampai di lokasi, mereka langsung memancing dari atas perahu tanpa melihat kondisi di lokasi sekitar.

Tiba-tiba, lanjutnya, seekor buaya langsung menerkam mereka hingga perahu yang dinaiki keduanya terbalik.

Baca juga: Setelah Disetrum, Barulah Buaya Lepaskan Korban dari Mulutnya 

Saat itu Selin berhasil selamat dengan naik ke permukaan sungai.

Namun nahas, ayahnya diseret oleh buaya hingga saat ini belum ditemukan.

"Yang selamat hanya anak korban. Kami juga masih fokus mencari korban," ungkapnya.

Menurut Welli, di lokasi itu, warga memang sering memnacing.

Dengan adanya peristiwa itu, Welli pun meminta warga untuk tidak ke sana terlebih dahulu sehingga tak ada korban lagi.

"Sekarang di lokasi kami minta warga untuk tidak memancing dulu, karena berbahaya," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Muara Padang Iptu Ginting membenarkan adanya kejadian tersebut.

Saat ini mereka masih mencari korban.

"Kalau informasi dari warga memang ada, tetapi kami masih harus memastikan.

Sekarang masih dilakukan pencarian," ujarnya. (kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved