Sederet Bangunan di Karangbaru Terbakar

Sembilan bangunan rata dengan tanah setelah si jago merah mengamuk di Dusun Ampera, Kampung Simpang Empat, Karangbaru, Aceh Tamiang

Editor: Bakri
KIRIMAN KOPTU ISMAIL
DERETAN kios dan rumah di Karangbaru, Aceh Tamiang, rata dengan tanah setelah terbakar pada Rabu (23/6/2021) dini hari WIB 

KUALASIMPANG - Sembilan bangunan rata dengan tanah setelah si jago merah mengamuk di Dusun Ampera, Kampung Simpang Empat, Karangbaru, Aceh Tamiang. Rabu (23/6/2021) dini hari.

Musibah kebakaran ini terjadi di deretan bangunan yang berfungsi sebagai kios dan rumah hunian. Babinsa Koramil 02/Karangbaru, Koptu Ismail yang ikut memadamkan api mengatakan api mulai terlihat sekira pukul 00.45 WIB dari salah satu bangunan yang berfungsi sebagai warung kelontong.

"Warung itu milik Pak Sairan. Saat kejadian dalam kondisi kosong," kata Ismail. Informasi lainnya mengatakan kebakaran ini diawali dengan suara ledakan yang diduga berasal dari trafo listrik. Warga pun menduga musibah ini dipicu oleh hubungan arus pendek (korsleting) listrik dari salah satu bangunan yang terbakar. “Tiang listrik ikut terbakar, putus kabelnya,” kata warga di lokasi kejadian.

Besarnya kobaran api ini memaksa BPBD Aceh Tamiang mengerahkan tujuh armada pemadam kebakaran (damkar) dan dibantu satu armada milik Pertamina. Kobaran api berhasil dipadamkan selang satu jam kemudian. Namun, sudah telanjur menghanguskan seluruh bangunan. Kasat Reskrim Polres Aceh Tamiang, Iptu Fauzan Zikra mengaku belum bisa memastikan penyebab kebakaran karena masih dalam penyelidikan. “Tim identifikasi sedang turun ke lokasi.

Mengenai penyebab kebakaran belum bisa dipastikan,” kata Fauzan. Datok Penghulu Kampung Simpang Empat, Isnawati menjelaskan, bangunan yang terbakar itu tidak semuanya berpenghuni karena sebagian hanya berfungsi sebagai kios. Para korban disebutnya berharap pemerintah daerah bersedia membantu membangun ulang bangunan tersebut karena merupakan pundi perekonomian keluarga.

“Tadi Pak Bupati sudah mengiyakan akan membangun ulang, tapi hanya seukuran kios,” kata Isnawati. Sementara itu, untuk memastikan korban kebakaran dalam kondisi baik, Puskesmas Bendahara membuka posko kesehatan di lokasi kejadian.

Dari serangkaian tahapan pemeriksaan medis, seluruh korban dipastikan sehat dan tidak mengalami luka fi sik. “Untuk korban sudah kita data dan periksa tensi darahnya, semuanya dalam kondisi normal,” kata Koordinator Public Safety Center (PSC) Puskesmas Bendahara, Ramadhaini Fitri. (mad)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved