Breaking News:

Virus Corona

Dokter Petinggi Bio Farma yang Pimpin Uji Klinis Sinovac Meninggal Dunia Karena Covid-19

Ketua Uji Klinis Vaksin Covid-19 Sinovac dari Bio Farma, Dr. Novilia Sjafri Bachtiar, M Kes meninggal dunia pada Rabu (7/7/2021)

Editor: IKL
Kolase (Tangkapan layar Instagram Bio Farma) dan (WARTAKOTA/Henry Lopulalan
Ketua uji klinis vaksin Covid-19 Sinovac dari Bio Farma sekaligus akademisi dari Universitas Padjajaran (Unpad), dr Novilia Sjafri Bachtiar meninggal dunia karena terinfeksi Covid-19, Rabu (7/7/2021). 

PROHABA.CO - Berita duka kembali beredar dari pihak dokter, salah satunya Dr. Novilia Sjafri Bachtiar, M Kes, Ketua Uji Klinis Vaksin Covid-19 Sinovac dari Bio Farma, dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (7/7/2021).

Wanita yang memimpin uji vaksin asal China itu meninggal di RS Santosa karena terpapar Covid-19.

Dokter Novilia kemudian dikebumikan di Cimahi, Jawa Barat sesuai protokol Covid-19.

Dokter puskesmas menyiapkan vaksin Covid-19 produk Sinovac untuk disuntikan kepada tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Pelindung Hewan, Jalan Pelindung Hewan, Kota Bandung, Jumat (29/1/2021). Vaksinasi Covid-19 kedua untuk tenaga kesehatan sudah mulai dilaksanakan secara bertahap, namun masih banyak tenaga kesehatan yang baru menjalani penyuntikan dosis pertama karena hambatan terkait database dan aplikasi. Terbaru, ilustrasi nakes di Singapura keliru menyuntikan vaksin Covid-19 5 dosis sekaligus. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)
Dokter puskesmas menyiapkan vaksin Covid-19 produk Sinovac untuk disuntikan kepada tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Pelindung Hewan, Jalan Pelindung Hewan, Kota Bandung, Jumat (29/1/2021). Vaksinasi Covid-19 kedua untuk tenaga kesehatan sudah mulai dilaksanakan secara bertahap, namun masih banyak tenaga kesehatan yang baru menjalani penyuntikan dosis pertama karena hambatan terkait database dan aplikasi. Terbaru, ilustrasi nakes di Singapura keliru menyuntikan vaksin Covid-19 5 dosis sekaligus. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, dr. Novilia terlibat dalam riset uji klinis Vaksin Sinovac sejak tahun 2020 lalu.

Selain mengurusi Vaksin Sinovac, dr. Novilia juga terlibat dalam puluhan riset hingga uji klinis puluhan vaksin lainnya.

Baca juga: Usai Lahirkan Anak Kembar, Seorang Ibu Meninggal karena Covid-19

Baca juga: Lagi Warga Bireuen Positif Covid-19 Bertambah 33 Orang Dalam 5 Hari, Total 55 Orang Meninggal Dunia

Dokter Novilia juga merupakan seorang dosen luar biasa atau tidak tetap di Fakultas Farmasi Universitas Padjajaran (Unpad).

"Beliau adalah salah seorang pejuang kesehatan yang sangat berjasa dalam mengatasi pandemi ini, terutama dalam hal pengujian klinis vaksin," kata Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad Dandi Supriadi, Rabu (7/7/2021).

Ucapan duka turut disampaikan oleh PT Bio Farma (Persero) lewat akun Instagram.

"Segenap Keluarga Besar Bio Farma berduka cita atas meninggalnya Dr. Novilia Sjafri Bachriar, dr., M.Kes. (Kepala Divisi Surveilans dan Riset Klinis Bio Farma). Semoga Almarhumah memperoleh tempat terbaik disisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan," tulis akun Bio Farma.

Apakah Sinovac Efektif Lawan Covid yang Bermutasi?

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved