Breaking News:

Polisi Langsa Ringkus Dua Pengedar Sabu

Tim Satuan Tugas Operasi (Satgas Ops) Antik Seulawah II - 2021 Polres Langsa meringkus dua tersangka pengedar sabu-sabu dan menyita sembilan paket ...

Editor: Muliadi Gani
FOR SERAMBINEWS.COM
TIM Satgas Ops Antik Seulawah II - 2021 Polres Langsa kembali meringkus dua tersangka pengedar sabu-sabu, dan menyita 9 paket sabu-sabu seberat 9,20 gram. 

PROHABA, LANGSA - Tim Satuan Tugas Operasi (Satgas Ops) Antik Seulawah II - 2021 Polres Langsa meringkus dua tersangka pengedar sabu-sabu dan menyita sembilan paket sabu-sabu seberat 9,20 gram.

Kedua tersangka masing-masing berinisial HM (27), warga Gampong Batee Puteh, Kecamatan Langsa Lama, dan SM (39), warga Kompleks BTN Seuriget Gampong Serambi Indah, Kecamatan Langsa Barat.

Hal itu disampaikan Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro MH, melalui Kasat Resnarkoba, Iptu Imam Azis Rachmat SIK, kepada Prohaba, Senin (12/7/2021).

Kasat Resnarkoba mejelaskan, tersangka SM dan HM yang terlibat tindak pidana penyalahgunaan narkotika ini ditangkap Jumat (9/7/2021) antara pukul 05.30 hingga 06.30 WIB.

Awalnya tersangka HM yang diringkus dalam sebuah penggerebekan di sebuah rumah di Gampong Batee Puteh.

Berdasarkan informasi masyarakat, tempat itu sering dijadikan sebagai lokasi transaksi jual beli sabu-sabu.

"Informasi dari masyarakat, di rumah itu sering terlihat para pemuda melakukan transaksi jual beli sabu dan sudah meresahkan masyarakat setempat," ujarnya.

Baca juga: Polisi Berhasil Menangkap Pengedar Sabu 6,34 Gram, Setelah Warga Resah dan Melaporkan Kepolisi

Iptu Imam Azis menambahkan, tersangka HM yang diringkus rumahnya itu dan mengakui ada menjual sabu- sabu kepada tersangka SM.

Saat itu juga, anggota Sat Resnakroba langsung melakukan pengembangan dan berhasil meringkus tersangka SM pukul 06.30 WIB di Dusun Cut Meutia, Kompleks Perumahan BTN Seuriget.

Saat dilakukan penggeledahan di dalam rumah tersangka SM ditemukan barang-bukti sembilan paket sabu seberat 9,20 gram.

Pengakuan tersangka, mereka mendapatkan atau membeli sabu itu dari temannya yang berinisial P yang kini buron di Aceh Timur seharga Rp 3.000.000.

"Kedua tersangka mengakui bahwa sabu yang dibeli dari P itu akan dijualkan (diedarkan) kembali untuk mendapatkan selisih keuntungan," ujarnya. (zb)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved