Empat Warga Sipil Lakukan Wisata Luar Angkasa Pertama

Perusahaan swasta dirgantara Amerika Serikat (AS), Blue Origin, bersiap membawa empat astronaut yang merupakan warga sipil untuk meluncur ke ruang ...

Editor: Muliadi Gani
FOTO: QSROU via TWITTER
Wally Funk (82) akan menjadi astronaut tertua di dunia, setelah misi ke luar angkasa akhir bulan ini di atas kapal Blue Origin karya Jeff Bezos. 

PROHABA.CO - Perusahaan swasta dirgantara Amerika Serikat (AS), Blue Origin, bersiap membawa empat astronaut yang merupakan warga sipil untuk meluncur ke ruang angkasa, Selasa (20/7/2021).

Keempat orang ini akan melintasi garis Karman yang memisahkan atmosfer Bumi dari luar angkasa untuk pertama kalinya.

Momen 20 Juli tersebut, bertepatan dengan perayaan Idul adha 1442 Hijriah oleh umat muslim, sekaligus menandai peringatan ke-52 tahun pendaratan Apollo 11 di Bulan.

Keempat warga sipil akan mengendarai New Shepard dan lepas landas dari lokasi peluncuran Blue Origin di Pegunungan Guadalupe, Texas Barat, AS.

New Shepard memang dirancang untuk pengalaman wisata.

Sebagai informasi, kapsul New Shepard hanya dapat menampung enam penumpang, sehingga Blue Origin hanya dapat meluncurkan beberapa orang ke luar angkasa setiap tahun.

Lantas, siapakah empat orang warga sipil pertama yang beruntung melakukan perjalanan luar angkasa ini?

Dilansir AFP, Senin (19/7/2021), berikut adalah informasi singkat keempat astronaut sipil tersebut.

Baca juga: Untuk Apa NASA Kirim Beruang Air dan Cumi ke Luar Angkasa?

1. Sang miliarder, Jeff  Bezos

Pendiri Amazon, Jeff Bezos (57), merupakan seorang miliarder, pengusaha terkaya di dunia sepanjang sejarah modern.

Ia adalah pendiri dan pemilik saham terbesar perusahaan tekonologi terbesar di dunia Amazon.com.

Tak hanya itu, pada tahun 2000 Jeff juga mendirikan perusahan pesawat luar angkasa Blue Origin dengan tujuan suatu hari nanti membangun koloni antariksa mengambang dengan gravitasi buatan di mana jutaan orang tinggal dan bekerja.

Kini, perusahaan itu mengembangkan sebuah roket bernama New Glenn dan juga sebuah kendaraan Bulan yang diharapkan bisa menjadi bagian program Artemis NASA.

"Mereka sudah berhasil meluncurkan 15 penerbangan New Shepard tak berawak dan kita telah menunggu bertahun-tahun untuk menyaksikan kapan mereka akan mulai menerbangkan manusia," kata Laura Forczyk, pendiri perusahaan konsultasi antariksa, Astralytical kepada AFP.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved