Jumat, 5 Juni 2026

Tiga Terduga Pembunuhan Pengusaha Galian Pasir Ditembak Polisi

Petugas Polsek Patumbak menangkap tiga pelaku pembunuhan Abdul Dani (41), warga Desa Marindal I yang merupakan pengusaha galian pasir...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
Net
Ilustrasi Penembakan 

PROHABA.CO, MEDAN - Petugas Polsek Patumbak menangkap tiga pelaku pembunuhan Abdul Dani (41), warga Desa Marindal I yang merupakan pengusaha galian pasir.

Tidak hanya menangkap ketiganya, polisi juga beri tindakan tegas dan terukur (tembak) bagian kaki pada pelaku.

Pengungkapan kasus tersebut dipimpin langsung Plt Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Rafles didampingi Plt Kapolsek Patumbak, AKP Neneng Armayanti dan Kanit Reskrim, Iptu Sondi Rahardjanto.

Kompol Rafles mengatakan, ketiga tersangka ditangkap terpisah di Langkat dan Kecamatan Namorambe, Deliserdang.

“Mereka berusaha menyerang petugas sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur,” ujarnya, Rabu (28/7/2021).

Peristiwa pembunuhan secara bersama itu diawali kedatangan korban bersama saksi Ali Wardana ke rumah tersangka Dwi Budi Lestari Widodo alias Bendot (33), Jalan Pertanian, Gang Sawah, Dusun IV Marindal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang pada Kamis (22/7/2021) sore.

“Kedatangan korban untuk menemui tersangka Bendot karena ada urusan galian dan spare part,” kata Rafles.

Saat itu, sambung mantan Kanit Pidum Polrestabes Medan ini, kebetulan tersangka Hermansyah Darwis alias Darwis (37), datang ke rumah tersangka Erwin Francisco Barus (38) yang juga tetangganya di Jalan Pertanian, Gang Sawah Marindal I.

Baca juga: Presiden Haiti Jovenel Moise Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata di Rumah Pribadinya

Kedatangannya untuk mengambil sepeda motor Shogun yang disimpannya di kediaman temannya itu.

“Ketika bertemu, korban langsung berteriak, ‘mana Bandot, mana Bandot’.

Korban bersama saksi masuk ke rumah Bandot, disusul tersangka Darwis.

Pertengkaran terjadi hingga korban mencekik dan memukul tersangka Bandot,” ucapnya.

Karena itu, kata Rafles, tersangka Darwis memukul wajah korban dua kali.

“Darwis kemudian lari ke rumah Erwin sambil meminta bantuan.

‘Bang Erwin bantu dulu ini Bendot’.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved