Sabtu, 11 April 2026

Bocah asal Medan Tewas Tenggelam di Pantai Lampuuk

Noval Al Ghazali (7) bocah asal Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), dilaporkan tenggelam di Pantai Lampuuk, Gampong Meunasah Mesjid, ...

Editor: Muliadi Gani
FOTO JZ01AYS
PETUGAS gabungan mengevakuasi jenazah Noval Al Ghazali, bocah asal Medan yang ditemukan mengapung di Pantai Lhoknga, Selasa (17/8/2021). Noval tenggelam saat mandi bersama keluarganya, Senin (16/8/2021) 

PROHABA, JANTHO - Noval Al Ghazali (7) bocah asal Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), dilaporkan tenggelam di Pantai Lampuuk, Gampong Meunasah Mesjid, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, Senin (16/8/2021) pagi.

Jasad korban baru ditemukan keesoknnya, Selasa (17/8/2021) pukul 11.30 WIB dalam kondisi terapung di Pantai Lampuuk, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar.

Lokasi penemuannya di bibir pantai berdekatan dengan tebing Resor Wisata Eky Momong, Pantai Lampuuk.

ditemukan sekitar pukul 11.35 WIB. Seperti diberitakan sebelumnya, Noval merupakan warga Labuhan Deli, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.

Ia tenggelam saat mandidi Pantai Lampuuk, Senin (16/8/2021) pagi.

Pada pukul 07.30 WIB Noval Al Gazali mandi di pantai bersama paman dan abangnya.

Sedangkan ibu korban bersama dengan kakaknya duduk di pondok yang terdapat di pinggir pantai.

Pada pukul 08.20 WIB, ibu korban datang menyuruh korban bersama paman serta abangnya untuk naik ke bibir pantai dan berganti pakaian.

Baca juga: Seorang Bocah Meninggal Tenggelam di Laut Lhoknga

Saat paman korban naik untuk berganti pakaian, korban bersama abangnya masih mandi- mandi di laut dangkal.

Tiba-tiba, ombak besar datang dan menyeret korban bersama abangnya ke tengah.

Korban hilang terseret arus laut sedangkan abang korban selamat, karena terempas kembali ke pinggir pantai.

Pada pukul 08.50 WIB, begitu mendapat informasi tersebut, anggota Koramil 03/Lhoknga dan Danramil Kapten Arm Usman personel langusng merapat ke lokasi kejadian.

Pada pukul 10.30 WIB, sepuluh orang Tim Basarnas Aceh tiba di lokasi dan melakukan pencarian menggunakan satu perahu karet dan melibatkan seorang penyelam.

Selanjutnya, pada pukul 11.30 WIB penyelaman dihentikan sementara karena arus laut deras.

Lalu, pada pukul 13.30 WIB pencarian dilanjutkan dengan melibatkan dua penyelam dari Basarnas Aceh.

Baca juga: Korban Tenggelam di Bireuen, Ditemukan Tak Lagi Bernyawa

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved