Breaking News:

Taliban Ganti Bendera Afghanistan, Yang Lama Jadi Simbol Perlawanan

Setelah menguasai Afghanistan lagi, Taliban langsung mengganti bendera negara itu dengan identitas mereka. Sejak menduduki Kabul pekan lalu, ...

Editor: Muliadi Gani
AFP
Orang-orang berkumpul di sekitar bendera Taliban saat mereka menunggu kerabat dibebaskan dari penjara di Afghanistan menyusul 'amnesti' oleh Taliban, dekat titik perbatasan Pakistan-Afghanistan di Chaman pada 17 Agustus 2021 

PROHABA.CO, KABUL - Setelah menguasai Afghanistan lagi, Taliban langsung mengganti bendera negara itu dengan identitas mereka.

Sejak menduduki Kabul pekan lalu, spanduk putih dengan tulisan khas Taliban dikibarkan di seluruh negeri, menggantikan bendera Afghanistan di gedung pemerintah, kantor polisi, hingga fasilitas militer.

Dikutip dari AFP, tersebar kabar orang-orang yang dikecam atau bahkan dihukum karena mengibarkan bendera Afghanistan yang lama.

Namun, sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari kelompok Taliban mengenai masalah bendera tersebut.

Di pinggir jalan Kabul pada Minggu (22/8/2021), banyak orang menjual bendera Taliban, spanduk putih bertuliskan proklamasi dan nama rezim pemerintahan mereka, Emirat Islam Afghanistan.

"Tujuan kami adalah untuk menyebarkan bendera Emirat Islam di seluruh Afghanistan, bukan bendera tiga warna," kata pedagang bernama Ahmad Shakib, yang kuliah jurusan ekonomi di universitas.

Tidak diketahui apakah dia berafiliasi dengan Taliban atau tidak.

Pemandangan anggota Taliban di kendaraan-kendaraan juga marak dijumpai di Afghanistan dalam beberapa pekan terakhir, baik di pedesaan maupun kota-kota besar.

Kelompok itu dengan cepat mengganti bendera nasional Afghanistan di mana pun mereka bisa.

Baca juga: Warga Afganistan yang Pernah Membantu AS, Diincar Taliban untuk Dieksekusi karena Dianggap Kafir

Meski begitu, di tengah keputusasaan dan ketakutan yang dipicu oleh pemguasaan Taliban, bendera lama Afghanistan kini menjadi semacam simbol perlawanan bagi banyak orang, yang dalam beberapa hari terakhir muncul berupa protes kecil.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved