Kamis, 28 Mei 2026

Kriminal

Suami Meregang Nyawa Setelah Dicekik sang Istri

Seorang pria meregang nyawa setelah dicekik istrinya. Peristiwa itu bermula saat tersangka pelaku bernama Holiyah pulang ke kampungnya setelah ...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
FOTO: TRIBUNNEWS.COM
HOLIYAH (56), mantan TKW asal Kabupaten Serang, Banten, diduga membunuh suaminya, Asni yang mengajaknya berhubungan intim, tapi ditolak tersangka pelaku. Saat terjadi pertengkaran, sang istri diduga mencekik mati suaminya itu. 

PROHABA.CO, SERANG - Seorang pria meregang nyawa setelah dicekik istrinya.

Peristiwa itu bermula saat tersangka pelaku bernama Holiyah pulang ke kampungnya setelah bekerja delapan tahun sebagai tenaga kerja wanita (TKW) di Arab Saudi.

Kasus tersebut terjadi di Kelurahan Masjid Priyayi, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten, Selasa (31/8/2021).

Selama dua bulan berada di kampung halaman, ikatan rumah tangga yang dibangunnya bersama sang suami bernama Asni justru diwarnai perseteruan.

Ia menghabisi nyawa suaminya setelah menolak diajak melakukan hubungan suami istri oleh korban.

Pada hari kejadian, awalnya Holiyah dan suaminya Asni sedang berada di ruang tamu sekira pukul 14.00 WIB.

Lantas korban Asni pun mengajak Holiyah untuk melepas rindu melakukan hubungan suami istri setelah delapan tahun tidak bertemu.

Bukan mengiyaka ajakan suami, justru Holiyah malah meminta suaminya menikah ulang dengannya melalui kiai atau ustaz agar tidak melanggar aturan agama.

Baca juga: Janda Pelakor dan Seorang Suami Diamankan Setelah Dilapor Istri, Sejumlah Bukti Diperlihatkan

Baca juga: Pertahankan Kesucian, Seorang Gadis Dicekik hingga Tewas

“Menolak dengan alasan sudah delapan tahun terpisah lantaran bekerja sebagai TKW di Arab Saudi,” ujar Kapolres Serang Kota AKBP Maruli Ahiles Hutapea saat konferensi pers.

“Dia meminta agar menikah ulang supaya sah dalam berhubungan suami istri, tapi korban tetap menolak,” terangnya.

Penolakan tersebut diiringi dengan pemaksaan keras oleh Asni selaku korban.

“Korban menarik tangan kiri Holiyah untuk mengajaknya ke kamar dan Holiyah tetap menolak,” terangnya.

“Lalu tangan istrinya ditarik dan jari telunjuk sebelah kanan digigit korban,” sambungnya.

Untuk membela diri, Holiyah mendorong suaminya ke tembok dan mencekik leher korban selama 15 menit.

Setelah jari telunjuk kanan Holiyah dilepas Asni, dia pun lari ke kamar dan mengunci pintu selama 45 menit.

Setelah itu, datang tetangga korban Hujani dan Sarna melihat korban meninggal dunia.

Ketua RT 01, Hadiri, menjelaskan empat hari sebelumnya, korban sempat bercerita padanya jika dia tak diacuhkan oleh keluarganya.

Sehari-hari, Asni tidak memiliki pekerjaan tetap, hanya seorang buruh harian lepas.

Selepas istrinya pulang dari Arab Saudi dua bulan lalu, sering terjadi cekcok. Cekcok dipicu adanya impitan ekonomi dan hubungan rumah tangganya kurang harmonis.(Tribunnews. com)

Baca juga: Suami Tega Bunuh Istri Gara-gara Cemburu, Pelaku Pura-pura Minta Tolong Tetangga

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved