Kriminalitas
Kesal Sering Dimarahi, Seorang Anak di Cilacap Tega Bunuh Ibu
Seorang pemuda berinisial RS (23) tega menghabisi nyawa ibunya sendiri, W (43) karena emosi sering dimarahi.
Akibatnya, korban meregang nyawa di depan rumah kontrakan.
Setelah membunuh ibunya, pelaku sempat mencoba melarikan diri.
Namun, polisi, TNI dan para tetangga korban berhasil menangkapnya.
Bahkan, penangkapan pelaku viral di media sosial setelah diunggah akun Instagram @paraabdinegara.
Kusaeri sendiri baru mengetahui kejadian itu setelah mendapat laporan dari warga setempat.
Sering dimarahi
Melansir Kompas.com, Leganek mengatakan, pelaku nekat membunuh ibunya karena sering dimarahi.
"Luapan emosi terhadap ibunya karena jarang diajak ngobrol dan sering diomelin," ujarnya.
Diketahui, pelaku setiap hari membantu ibunya berjualan bubur.
"Walaupun sudah membantu ibunya berjualan bubur, tapi tersangka tidak dianggap."
"Jadi emosi yang sudah menumpuk sehingga terjadi pembunuhan itu," ungkap Leganek.
Atas perbuatannya tersangka diancam Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun.
Leganek menambahkan, kondisi kejiwaan pelaku normal. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Anak Habisi Ibu di Cilacap karena Sering Dimarahi, Korban Sempat Teriak hingga Didengar Tetangga
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/diduga-emosi.jpg)