Kriminal

Dugaan Penganiayaan, Kalapas Tanjung Gusta Masih Selidiki HP Napi

Kepala Lapas I Tanjung Gusta Medan, Sumatera Utara, Erwedi Supriyatno mengatakan, akan menelusuri dari mana ponsel yang digunakan napi ...

Editor: Muliadi Gani
Kompas.com/ERICSSEN
Ilustrasi 

PROHABA.CO, MEDAN - Kepala Lapas I Tanjung Gusta Medan, Sumatera Utara, Erwedi Supriyatno mengatakan, akan menelusuri dari mana ponsel yang digunakan napi untuk merekam video dugaan penganiayaan di dalam lapas.

Diketahui, video seorang napi mengaku bahwa rekannya dianiaya pegawai di dalam lapas karena tidak memberikan uang viral di media sosial.

“Kan tidak boleh pegang HP di dalam lapas,” kata Erwedi.

Kata Erwedi, napi yang terlihat memar di punggung berinisial S.

Ia baru masuk ke lapas Tanjung Gusta Medan pada Sabtu (18/9) karena kasus narkoba.

Sementara, sambungnya, pekeram video itu napi berinisial H.

Petugas mengetahui H karena dari suaranya.

“H ini warga binaan biang onar. Dia baru empat bulan di sini,” ujarnya.

H merupakan napi dengan kasus penganiayaan. Ia napi pindahan dari Lapas di Langkat ke Lapas Tanjung Gusta Medan pada Mei 2021.

H dipindahkan karena sering membuat onar dengan mengancam pegawai lapas dan sesama napi.

Baca juga: Diduga Tewas Dianiaya, KontraS Sumut: Polisi Harus Lakukan Penyelidikan Secara Profesional .

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved