Kamis, 7 Mei 2026

Berita Medan

Dituding Aniaya Bawahannya, Kapolsek Percut Seituan Dilaporkan

Kapolsek Percut Seituan, AKP Jan Piter Napitupulu dituding gebuki anggotanya Brigadir Faisal hingga lebam-lebam.

Tayang:
Editor: IKL
TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO
Retno Jati Ayu, istri Brigadir Faisal Ariandi, anggota Polsek Percut Sei Tuan yang diduga alami penganiayaan yang dilakukan Kapolsek Percut Sei Tuan, Rabu (29/9/2021). 

PROHABA.CO, MEDAN - Kapolsek Percut Seituan, AKP Jan Piter Napitupulu dituding gebuki anggotanya Brigadir Faisal hingga lebam-lebam.

Tak hanya itu, kapolsek atlet karateka ini juga membuat Brigadir Faisal sesak nafas.

Tak terima atas perbuatan yang dilakukan atasan suaminya, istri Brigadir Faisal Ariandi, Retno Jati Ayu melaporkan kejadian itu ke Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Sumut.

Ia datang bersama adik iparnya dan rencananya akan dibantu juga oleh kuasa hukumnya.

Sementara itu, sang suami disebut sedang berada di rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan.

Baca juga: Maskapai Garuda Indonesia Bawa Satwa Langka Dunia ‘Snow Leopard’

"Mau buat laporan penganiayaan suami saya yang dilakukan Kapolsek Percut Sei Tuan," kata Retno Jati Ayu, Rabu (29/9/2021).

Menurut keterangan istri Brigadir Faisal, Retno Jati Ayu permasalahan dimulai saat tanah warisan milik sepupunya yang telah lama dibiarkan kemudian dikelola oleh kepala Desa Sientis, namun kepala Desa tersebut malah menjual tanah itu seseorang yang bernama Haji Burhan.

Setelah dijual kepada Haji Burhan, tanah itupun langsung dibangun pesantren oleh pemilik barunya.

Merasa tak pernah menjual, Brigadir Faisal Ariandi dan sepupunya melakukan upaya pembelaan dengan melaporkan jual beli tanah yangng dilakukan kepala desa itu ke Polrestabes Medan.

Tak lama berselang Brigadir Faisal mendatangi lokasi tanah yang tengah bersengketa itu dan langsung menghancurkan bangunan yang baru dibangun.

Baca juga: Pimpinan Densus 88 Polri Sebut KBB Papua Tak Hanya Organisasi Separatis

"Jadi datang suami saya karena emosi itu dirubuhkan bangunan itu. Bangunannya pun belum jadi tembok, masih batu berapa gitu," kata Istri Brigadir Faisal Ariandi, Retno Jati Ayu, Rabu (29/9/2021).

Setelah merubuhkan bangunan itu Faisal pun menerima telepon dari Haji Burhan. Ia pun diajak makan durian pada hari Senin (27/9/2021) sekitar pukul 23:00 WIB di sekitar Jalan Cemara Asri, depan SPBU H Anif.

Namun saat mereka sedang menyantap durian tiba-tiba Kapolsek Percut Sei Tuan datang dan langsung memborgol Faisal.

Tak hanya itu, istri Faisal ini juga menyebutkan suaminya dipukuli hingga babak belur.

Padahal katanya, ia tak mengetahui apa permasalahannya hingga dihajar atasannya.

Sementara itu, Kapolsek Percut Seituan, AKP Jan Piter Napitupulu membantah bahwa dirinya melakukan penganiayaan terhadap anggotanya yang bernama Faisal.

Jan Piter mengungkapkan bahwa anggotanya yang berpangkat Brigadir itu mengalami luka akibat ulahnya sendiri.

"Dia itu menggesekkan badannya ke pasir. Enggak ada saya melakukan penganiayaan," ujarnya kepada Tribun Medan, Rabu (29/9/2021).

Baca juga: Pimpinan Densus 88 Polri Sebut KBB Papua Tak Hanya Organisasi Separatis

Jan Piter mengungkapkan bahwa anggotanya ditangkap karena melakukan intimidasi terhadap orang yang disebut pemilik tanah saat ini, yang akan dibangun pesantren di Kawasan Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang.

Bahkan, Faisal disebut menodongkan senjata kepada orang tersebut dan mencekik penjaga malam bangunan.

"Dia (Faisal) sempat menodongkan pistol ke arah pemilik tanah dan juga mecekik penjaga malam yang berjaga di tempat itu," ungkapnya.

Jan Piter kemudian mendapat laporan tersebut dari pemilik tanah dan langsung melakukan penangkapan terhadap anggotanya.

"Saya mengajak Kanit Provost juga untuk menangkapnya. Ini pun pistol jenis air softgun kami amankan," terangnya.

Baca juga: Hotman Paris Dinyatakan Tak Bersalah Atas Kasus Pelanggaran Kode Etik Advokat

Ia menduga, anggotanya tersebut membekingi salah seorang yang memperebutkan tanah tersebut. Sehingga, Faisal dengan berani mengancam pemilik tanah yang menjadi sengketa tersebut.

"Ya kami kan enggak mungkin kalau ada anggota yang meresahkan masyarakat kami biarkan. Pasti kami amankan," sebutnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul KAPOLSEK Percut Seituan Dilaporkan karena Dituding Aniaya Bawahannya, Jan Piter Beri Bantahan

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved