Breaking News:

Kriminal

Bawa Bom Molotov Saat Demom Seorang Kepala Desa di Konawe Ditangkap Polisi

Polisi mengamankan seoraang kepala desa karena membawa bom molotov dan senjata tajam jenis badik saat berdemo di rumah jabatan Camat Tinanggea.

Editor: IKL
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Ilustrasi pelaku kejahatan. Polisi mengamankan seoraang kepala desa karena membawa bom molotov dan senjata tajam jenis badik di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. 

PROHABA.CO, KONAWE SELATAN - Polisi mengamankan seoraang kepala desa karena membawa bom molotov dan senjata tajam jenis badik saat berdemo di rumah jabatan Camat Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Abdul Sidik, Kepala Desa Bungin Permai, Kecamatan Tinanggea ditangkap polisi, Senin (27/9/2021).

Kapolsek Tinanggea IPTU La Ajima mengatakan, penangkapan dilakukan saat Abdul Sidik ikut dalam barisan demo di depan Rujab Camat Tinanggea.

"Kami mencurigai gerak-gerik kepala desa, saat kita tanyai gerakannya lain, langsung kami geledah tas jinjing yang dibawanya," kata IPTU La Ajima saat dihubungi melalui telepon, Rabu (29/9/2021).

Saat digeledah, polisi menemukan dua botol berisi bahan peledak aktif dan sebilah badik.

Baca juga: Sumur Barhout, Lubang Misterius yang Dijuluki “Sumur Neraka”

Aparat kepolisian langsung mengamankan Kepala Desa Bungin tersebut.

Menurut IPTU La Ajima, berdasarkan hasil pemeriksaan, Abdul Sidik membawa bom molotov untuk mengancam anggota DPRD.

"Dia mau ancam anggota DPRD Konawe Selatan jika tidak menyetujui pinjaman pemulihan ekonomi nasional (PEN)," jelasnya.

Akibat perbuatannya, Kepala Desa Bungin Abdul Sidik ditahan di Rumah Tahanan atau Rutan Polres Konawe Selatan.

"Kami sangkakan dengan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, ancaman penjara seumur hidup, hukuman mati atau 20 tahun," tandasnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Seorang Kepala Desa Ditangkap Polisi Karena Bawa Bom Molotov dan Badik Saat Demo di Konawe Selatan

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved