Selasa, 12 Mei 2026

Kriminal

Balita Dianiaya Kekasih Ibunya

N, bocah beruia 2,5 tahun dianiaya oleh kekasih ibunya, W (25). Sang ibu, C (19) enggan melaporkan penganiayaan tersebut karena takut tak dinikahi ...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
BBC
Ilustrasi - Bayi Dianiaya kekasih ibunya 

PROHABA.CO, SURABAYA - N, bocah beruia 2,5 tahun dianiaya oleh kekasih ibunya, W (25).

Sang ibu, C (19) enggan melaporkan penganiayaan tersebut karena takut tak dinikahi kekasih.

Sejak Agustus 2021, C tinggal di rumah kekasihnya di Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur.

Diduga sejak tinggal serumah, N mengalami berbagai kekerasan dari calon ayah tirinya.

Mulai disiram air panas, disundut rokok hingga jari kedua tangannya digigit pelaku. "Pelaku merupakan pacar dari ibu

korban yang telah tinggal serumah mulai periode Agustus sampai Oktober," kata Kapolres Batu AKBP I Nyoman Yogi Hermawan dalam konferensi pers di Mapolres Batu, Rabu (27/10).

Ia menyebut ibu korban tinggal serumah dengan kekasihnya karena dalam waktu dekat akan menikah.

"Mungkin dalam waktu dekat akan melaksanakan pernikahan sehingga tinggal dalam satu rumah sejak Agustus.

Dan sejak Agustus itu lah kekerasan terjadi," kata dia.

Yogi mengatakan ibu korban enggan melaporkan kekerasan yang dialami oleh anaknya karena khawatir pernikahannya dengan W batal.

"Karena ibu korban merasa tertekan. Karena takut kalau tidak dinikahi oleh tersangka," kata Yogi.

Berdasarkan pemeriksaan polisi, pelaku yang merupakan calon ayah tiri korban melakukan penyiksaan karena faktor ekonomi.

Pelaku menganggap korban sebagai beban ekonomi karena bukan darah dagingnya sendiri.

Baca juga: Seorang Pria Temukan Bayi Ditinggal Sendirian di Selokan

"Dari hasil pemeriksaan yang kami lakukan karena motif ekonomi.

Korban dianggap sebagai beban karena korban bukan anak biologis dari pelaku," kata Kapolres Batu, AKBP I Nyoman Yogi Hermawan, dalam konferensi pers di Mapolres Batu, Rabu (27/10).

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved