Selasa, 21 April 2026

Olahraga

Kedatangan Karim Benzema Dinilai Kacaukan Taktik Timnas Prancis

Striker AC Milan, Olivier Giroud, menilai kembalinya Karim Benzema ke timnas Prancis membuat taktik yang diterapkan menjadi kacau. Karim Benzema ...

Editor: Muliadi Gani
FOTO: AFP
Karim Benzema 

PROHABA.CO - Striker AC Milan, Olivier Giroud, menilai kembalinya Karim Benzema ke timnas Prancis membuat taktik yang diterapkan menjadi kacau.

Karim Benzema kini kembali mendapatkan kepercayaan untuk membela negaranya, Prancis.

Seperti diketahui, awal mula pemain Real Madrid itu datang ke tim tepat pada momen Euro 2020.

Nama Benzema yang muncul dalam daftar 26 pemain yang dipanggil Didier Deschamps kala itu tampak mengejutkan.

Pasalnya, Benzema telah lama "diberhentikan" oleh Deschamps untuk keterlibatannya bersama timnas Prancis.

Penyebabnya adalah karena Benzema terlibat kasus pemerasan terhadap Mathieu Valbuena.

Sejak saat itu, Benzema tak pernah mendapatkan kesempatan lagi membela negaranya di ajang internasional.

Hilangnya nama Benzema di skuad Prancis akhirnya membuat posisinya diisi oleh Giroud sebagai ujuk tombak timnas Prancis.

Benzema pun pernah dibuat kesal dengan pengambilan posisi itu dan sang pemain pernah membuat argumen perbandingan kualitasnya dengan Giroud.

Kala itu Benzema menyebut dirinya sebagai mobil Formula 1 dan Giroud dianggap seperti Gokart.

Dampak yang diberikan Benzema di skuad Les Bleus sebenarnya cukup besar, mengingat ia telah membawa tim merengkuh trofi UEFA Nations League.

Baca juga: Kini Saatnya Karim Benzema Lebih Bersinar Dibanding Ronaldo

Baca juga: Karim Benzema Kembali Gabung Timnas Prancis

Baca juga: Petaka Bagi Timnas Prancis, Karim Benzema Cedera Lawan Bulgaria Jelang Laga Pembuka Euro 2020

Namun, kedatangan Benzema ke Prancis justru ditanggapi sinis oleh Giroud, yang menganggap Benzema hanya akan menghancurkan taktik Les Bleus.

"Saya mengetahui (tentang kembalinya Benzema) ketika pelatih mengumumkannya," kata Giroud sebagaimana dikutip dari Marca.

"Itu adalah kehendak Deschamps.

Saya memahaminya, tetapi seharusnya diberi tahu lebih awal," ucapnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved