Breaking News:

Tahukah Anda

Ikan pada Tiga Sungai di Jawa Tak Layak Lagi Dikonsumsi

Ikan adalah salah satu sumber protein hewani yang diperlukan tubuh. Namun, penelitian yang dilakukan Kajian Ekologi dan Observasi Lahan Basah ...

Editor: Muliadi Gani
FOTO: SHUTTERSTOCK
Ilustrasi ikan di sungai. Penelitian Ecoton menunjukkan ikan-ikan di tiga sungai besar di Pulau Jawa telah terkontaminasi mikroplastik. Dengan demikian, ikan-ikan tersebut tak layak konsumsi karena mengandung berbagai jenis partikel mikroplastik. 

PROHABA.CO, JAKARTA - Ikan adalah salah satu sumber protein hewani yang diperlukan tubuh.

Namun, penelitian yang dilakukan Kajian Ekologi dan Observasi Lahan Basah (Ecoton) menunjukkan ikan pada tiga sungai besar di Pulau Jawa telah terkontaminasi atau tercemar mikroplastik.

Akibat terkontaminasi mikroplastik yang mencemari sungai di Pulau Jawa tersebut menyebabkan ikan-ikan yang ada di Pulau Jawa tidak layak untuk dikonsumsi.

Menurut hasil penelitian para peneliti Ecoton, kondisi perairan, di mana merupakan habitat ikan dan makhluk air lainnya, telah tercemar oleh mikroplastik.

Studi awal dilakukan Ecoton pada Januari-Maret 2021, melakukan ekspedisi di tiga sungai besar di Pulau Jawa, yakni Sungai Brantas, Sungai Bengawan Solo, dan Sungai Citarum.

Kompas.com menghubungi peneliti Ecoton, Eka Chlara Budiarti, terkait penemuan pencemaran mikroplastik pada ikan di ketiga sungai terbesar di Pulau Jawa tersebut.

"Lalu dari ekspedisi di tiga sungai terbesar itu, kami identifikasi airnya sudah tercemar mikroplastik," kata Chlara saat dihubungi Senin (29/11/2021).

Baca juga: Lima Ikan Air Tawar Terbesar di Dunia, Ada yang Beratnya Hampir 2 Ton

Dengan identifikasi awal tersebut, para peneliti meyakini bahwa biota, seperti ikan yang berhabitat di ketiga sungai besar di Pulau Jawa itu pun sudah pasti terkontaminasi atau tercemar mikroplastik.

Berangkat dari kecurigaan awal tersebut, para peneliti Ecoton mengambil sampel air dan ikan-ikan yang ada di sungai-sungai tersebut untuk selanjutnya diteliti dan dianalisis.

"Ternyata memang temuannya ada kandungan mikroplastik pada sampel ikan yang diambil.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved