Tahukah Anda
Varian Baru Omicron 500 Persen Lebih Menular
Varian terbaru Covid, yakni B.1.1.529 Omicron, disebut 500 persen lebih menular daripada virus asli yang pertama kali ditemukan di Wuhan, Cina, ...
1. Vaksinasi
Berdasarkan data yang ada, yang hingga kini masih terus dilakukan kajian oleh para ahli, diyakini bahwa sebagian besar orang yang terinfeksi varian Omicron dalam kondisi yang cukup parah adalah mereka yang tidak melakukan vaksinasi, meskipun berusia muda.
"Vaksinasi ini yang penting sekali, karena dari kasus (infeksi) Omicron ini kita tahu kasusnya banyak terjadi didominasi pada orang yang belum divaksinasi, tapi usia muda, nah itu yang bahayanya," kata Dicky.
Hal ini juga ditunjukkan berdasarkan data yang ada di negara-negara yang telah terinfeksi variant of concern terbaru yang satu ini, bahwa efektivitas vaksin masih baik untuk meminimalisir risiko keparahan dan kematian, tetapi bukan untuk mencegah infeksi atau penularan.
Baca juga: Varian Omicron Asal Afrika Selatan Punya Penularan 400 Persen Lebih Cepat dari Varian Delta
"Antisipasi yang baik juga program vaksinasi yang kuat, yang harusnya sekarang sudah harus lebih dari 90 persen," tambahnya.
2. Protokol kesehatan
Dicky mengatakan, meskipun sudah melakukan vaksinasi, masyarakat harus tetap melakukan disiplin protokol kesehatan.
"Ingat ya jangan abai, vaksinasi harus tetap dikombinasi selalu dengan pola hidup sehat dan protokol kesehatan minimal 3M atau 5M," kata dia.
5M adalah singkatan dari mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, memakai masker, menghindari kerumunan, menjaga jarak aman, dan membatasi mobilitas di luar rumah.
Munculnya varian baru yang ternyata lebih menular, lebih berisiko keparahan, serta meningkatkan risiko kematian juga perlu diantisipasi, terutama di saat adanya potensi risiko gelombang ketiga saat libur natal dan tahun baru akhir tahun 2021 dan awal tahun 2022 nanti.
3. Surveilance
Tindakan berikutnya yang harus dilakukan untuk mengantisipasi varian baru Omicron ini adalah perketat surveilance.
Baca juga: Gubernur Aceh Apresiasi Kerja Keras Pihak Sekolah Dalam Suksesi Vaksinasi Covid-19
"Juga surveilance ini yang harus kita tingkatkan di akhir tahun ini (2021) sampai ke 2022, karena kabar baiknya adalah vaksinasi masih efektif dalam melindungi untuk menekan kematian, dan kombinasi dengan 3-5 M, dan sebagainya juga sangat efektif.
Tapi, ini PR-nya pengabaian ini yang harus kita hindari," jelasnya.
Dicky menambahkan, surveilance ini juga berupa pengetatan karantina, bagi warga negara sendiri maupun turis yang tiba di Indonesia dari luar negeri. Karantina harusnya tetap dilakukan minimal 7 hari bagi siapa pun yang pulang dari bepergian dari luar negeri mana pun, mengingat situasi penularan vaksin baru Omicron yang empat kali lipat dibandingkan dengan varian Delta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Ilustrasi-varian-Omicron.jpg)