Breaking News:

Kecelakaan

Angkot Terobos Palang KA, 3 Tewas dan 2 Kritis

Sebanyak tiga orang tewas dan dua kritis tak sadarkan diri, setelah sebuah angkot di Medan, Sumatra Utara, nekat menerobos palang kereta api ...

Editor: Muliadi Gani
ANTARA FOTO/Fransisco Carolio/Lmo/rwa.
Warga melihat kondisi Angkutan Kota (angkot) yang tertabrak kereta api di kawasan Jalan Sekip, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (4/12/2021). Tabrakan terjadi karena angkot diduga menerobos palang pintu perlintasan kereta api hingga mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan empat orang mengalami luka-luka. 

PROHABA.CO, MEDAN - Sebanyak tiga orang tewas dan dua kritis tak sadarkan diri, setelah sebuah angkot di Medan, Sumatra Utara, nekat menerobos palang kereta api.

Insiden yang terjadi Jalan Sekip pada Sabtu (4/12) itu juga melukai sopir dan tiga penumpang lainnya.

Kapolsek Medan Baru, AKP Teuku Fathir Mustafa mengatakan, kecelakaan terjadi ketika angkot 123 dari arah Petisah menuju Jalan Karya, Kecamatan Sei Agul.

Kemudian sekitar pukul15.30 WIB, angkot memaksa menerobos dan puncaknya menabrak palang kereta api.

"Untuk sementara data kami yang meninggal dunia 3 orang.

Kemudian dua orang dalam keadaan kritis, tak sadarkan diri," katanya.

Pihaknya masih menunggu hasil penanganan dari dokter.

Selanjutnya, tiga orang penumpang dan juga sopir, Karto Manalu, juga mengalami luka-luka.

Baca juga: Delapan Penumpang Terbakar di Dalam Angkot, 4 Anak-anak

Baca juga: Mobil Sedan Ditabrak Kereta Api Kuala Stabas di Lampung, 2 Orang Mahasiswa Tewas di TKP

"Untuk identitas korban belum bisa kami berikan karena masih dalam penanganan dokter," kata AKP Fathir.

Dia menjelaskan, si sopir saat ini masih dirawat.

Namun, dia akan langsung menjalani proses hukum.

"Jadi dia ini nerobos aja saat yang lain berhenti, dia jalan sendiri. Itu kesalahannya.

Hasil olah tempat kejadian perkara, saksi-saksi menyatakan seperti itu," jelasnya.

Sementara itu, Humas KAI Divre I, Mahendro menyatakan, kereta api yang melintas saat itu adalah Kereta Api Sri Lelawangsa dengan nomor KA U85 relasi Binjai - Medan.

"Untuk angka kecelakaan di perlintasan, sampe bulan November sebanyak 7 kali. Sama tadi jadi 8 berarti (2021)," ujar dia.(kompas.com)

Baca juga: Pasutri Terjebak Dalam Mobil dan Dihantam Kereta Api Kecepatan Tinggi

Baca juga: Polisi Tangkap Penempel Sabu Dalam Angkot

Baca juga: Erupsi Gunung Semeru, 38 Warga Luka, 8 Masih Dicari

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved