Kamis, 9 April 2026

Banjir Besar Terjang Malaysia, 11 Ribu Orang Mengungsi

Hujan lebat di Malaysia menyebabkan banjir parah yang membuat 11 ribu orang mengungsi, Sabtu (18/12/2021) waktu setempat

Editor: Bakri
AGUS SETIAWAN
Warga melintasi banjir di Jalan Thamboosamy, Kuala Lumpur, Minggu (19/12/2021). Sejumlah daerah di Malaysia, dilanda banjir yakni Kuala Lumpur, Selangor, dan Putrajaya. 

KUALA LUMPUR - Hujan lebat di Malaysia menyebabkan banjir parah yang membuat 11 ribu orang mengungsi, Sabtu (18/12/2021) waktu setempat.

Banjir menutup puluhan jalan dan mengganggu sistem pelayaran hingga Minggu (19/12/2021).

Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakon mengatakan, lebih dari 66 ribu personel polisi, tentara, dan pemadam kebakaran telah dikerahkan untuk menyelamatkan warga yang terdampar.

 

Banyak warga kemudian diamankan ke tempat penampungan.

"Suasana sedikit kacau sekarang di Selangor, di negara bagian lain, persiapan akan dilakukan lebih awal untuk musim hujan.

Tapi di Selangor, ini terjadi hampir tiba-tiba," kata Ismail Sabri.

Dia mencatat hampir 4.000 orang hanya di negara bagian itu telah dievakuasi dari rumah mereka.

Banjir di Malaysia biasa terjadi selama musim hujan antara Oktober dan Maret, khususnya di pantai timur negara itu.

 

Namun hujan yang dimulai pada Jumat (17/12) pagi dan berlanjut hingga Sabtu (18/12/2021) merupakan intensitas hujan terburuk di negara bagian barat Selangor.

Seperti diketahui, Selangor adalah wilayah terkaya dan terpadat di Malaysia di sekitar ibu kota Kuala Lumpur.

Sementara itu, pihak berwenang di pelabuhan terbesar Malaysia, Port Klang mengatakan, operasi pengiriman berbagai kebutuhan sangat terganggu karena banjir.

Puluhan jalan raya dan jalan raya juga ditutup.

Video yang diunggah di media sosial menunjukkan sungai yang meluap, tanah longsor, dan mobil terendam di banyak ruas jalan yang kosong.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved