Jumat, 17 April 2026

Usai Santap Nasi Berkat, 172 Warga Banten Keracunan

Ratusan warga Desa di Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, Banten, mengalami keracunan. Berdasarkan data pada Minggu (23/1) malam, Puskesmas Cijaku ...

Editor: Muliadi Gani
KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDIN
Puluhan warga satu desa di Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten dilarikan ke puskesmas pada Jumat (21/1/2022). Mereka diduga keracunan usai menyantap nasi syukuran pada sore satu hari sebelumnya. 

PROHABA.CO, LEBAK - Ratusan warga Desa di Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, Banten, mengalami keracunan.

Berdasarkan data pada Minggu (23/1) malam, Puskesmas Cijaku melaporkan terdapat 172 pasien yang mengalami keracunan.

"Total ada 172 pasien sampai Minggu malam pukul 19.00 WIB, 9 pasien masih dalam perawatan di puskesmas, 72 rawat jalan, sisanya sudah dinyatakan sembuh," ujar Kepala Puskesmas Cijaku Susilo Supriyanto, Minggu (23/1).

Susilo menambahkan, ada tiga pasien yang dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Malingping, Lebak.

Tiga pasien itu dirujuk ke rumah sakit karena mengalami gejala berat disebabkan adanya penyakit penyerta.

Peristiwa keracunan massal di Lebak ini bermula saat warga menyantap nasi berkat.

Nasi itu didapat dari acara syukuran sebuah toko yang baru buka di Kampung Sukamaju, Desa Cijaku, Kecamatan Cijaku, Lebak.

Di dalam hidangan itu terdapat nasi, daging, telur, mie, dan tempe.

Baca juga: Usai Makan Nasi Kotak Bocah Sahrir Meninggal, Diduga Keracunan Makanan

Salah satu warga, Ade, mengatakan, istrinya turut menjadi korban keracunan massal.

Ia menceritakan, istrinya sempat datang ke acara syukuran sebuah toko di dekat rumahnya pada Kamis.

Dari sana, tamu dibekali nasi berkat. Seusai mengonsumsi nasi itu, istri Ade mengalami gejala yang diduga keracunan.

Istri Ade lantas mengkonsumsi obat warung biasa dan beristirahat di rumah.

Jelang sore, kondisi istri Ade semakin lemah.

Ade kemudian memutuskan membawa istrinya ke Puskesmas Cijaku.

Setiba di lokasi, Ade kaget karena banyak orang mendatangi puskesmas dengan keluhan sama, seperti muntah, sakit perut, diare, pusing, hingga demam.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved