Berita Sepakbola
Solusi Mario Balotelli
ROBERTO Mancini membela keputusannya memanggil kembali Mario Balotelli ke skuat Italia hanya dua bulan sebelum playoff Piala Dunia digelar
Sejak itu, dia memenangkan trofi Liga Premier, Liga Champions, dan tiga gelar Serie A .
Namun, dia tidak lagi pernah mengangkat trofi utama selama hampir 10 tahun.
Dia sempat berkembang pesat di AC Milan dan Nice tetapi berjuang di Liverpool dan Brescia.
Baca juga: Euro 2020 - Timnas Italia Ukir Rekor 30 Laga Tak Terkalahkan, Roberto Mancini seperti Mesin Perang
Sekarang, dalam kurun waktu 12 bulan, dia beralih dari bermain di kasta kedua sepak bola Italia bersama Monza, menjadi bagian dari tim nasional.
Beberapa manajer mengenal Balotelli lebih baik daripada Mancini, yang mengontraknya untuk Man City lebih dari satu dekade lalu.
“Pada level teknis, dia selalu bagus, itu tidak perlu diperdebatkan, kita hanya perlu melihat bagaimana dia secara fisik,” kata Mancini ketika ditanya tentang kebugaran sang pemain.
“Kemudian dia harus menyesuaikan diri dengan tim yang telah bekerja dengan sangat baik.
Dia tidak perlu menjanjikan apa pun kepada saya.
Dia dipanggil sama seperti orang lain dipanggil," ujar Mancini.
"Kami penasaran ingin bertemu dengannya setelah sekian lama, tetapi kami harus melihat bagaimana kelanjutannya.
Saya pikir dia senang berada di sini.
Kami akan melihat apakah dia bisa membantu kami," katanya.
Baca juga: Italia Menang 3-0 Lawan Turki di Laga Pembuka Euro 2020, Roberto Mancini Tak Ingin Puas Diri
Balotelli telah mencetak 14 gol dalam 36 penampilan senior untuk Italia, meskipun dia hanya memenangkan tiga caps dalam delapan tahun terakhir.
Peluang Saling Jegal Kontra Portugal
Hanya ada tiga negara yang mendapat tiket ke Piala DUnia 2022 dari 12 peserta di babak Playoff Eropa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/ROBERTO-Mancini-membela-keputusannya.jpg)