Kriminal
Ditagih Utang, Paman Tusuk Keponakan Pakai Keris
Awal mula kasus pembunuhan di Desa Saga, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, ternyata dari utang Rp 10 juta ...
PROHABA.CO, TANGERANG - Awal mula kasus pembunuhan di Desa Saga, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, ternyata dari utang Rp 10 juta.
Karena terus-menerus ditagih utang, JSR (31) geram sampai gelap mata
Pria yang berdomisili di Perumahan Villa Balaraja, Kabupaten Tangerang itu sampai kepada titik dirinya tidak bisa diam.
Di sisi lain, SMS (29), keponakan JSR yang terus menagih utang itu merasa berhak mendapatkan haknya.
Rp 10 juta bukan angka kecil bagi ibu SMS mengeluarkan kocek.
Sang anak tidak terima jika pinjaman tidak pernah dilunasi.
Pada Jumat (25/2/2022) sekira pukul 2.00 WIB, JSR mendatangi langsung rumah SMS di Desa Saga, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang.
Keris sudah menempel di badannya demi membungkam si keponakan untuk selama-lamanya.
Baca juga: Penjaga Gudang Bangunan Terluka Ditusuk Pencuri
Kasus pembunuhan tersebut telah ditangani Polsek Balaraja.
Kanit Reskrim Polsek Balaraja, Ipda Jarot Sudarsono mengatakan, aksi pembunuhan itu berawal dari sakit hati pelaku kepada korban.
“Karena sakit hati, pelaku punya utang dengan ibu korban sebesar Rp 10juta, lalu sering ditagih oleh korban,” jelas Jarot.
“Jadi memang sudah niat untuk membunuh korban, dia sudah bawa pisau mirip keris dari rumah,” sambung Jarot.
Saat sampai di rumah korban, JSR langsung mendobrak pintu.
SMS melihat kedatangan JSR sudah menggenggam keris.
Ia dan istrinya langsung bersembunyi di dalam kamar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Ilustrasi-pembunuhan-8.jpg)