Rabu, 6 Mei 2026

Kriminal

Santri Yatim Diduga Dianiaya Tiga Temannya, Video Pemukulan Beredar

Rehan Maulana (14), santri yatim asal Gampong Lada, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie, diduga menjadi korban penganiayaan tiga temannya ...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
FOR SERAMBINEWS.COM
Penganiayaan santri di pesantren di Pidie. 

PROHABA.CO, SIGLI - Rehan Maulana (14), santri yatim asal Gampong Lada, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie, diduga menjadi korban penganiayaan tiga temannya.

Aksi penganiayaan itu dilakukan temannya secara bergantian di dalam kamar pesantren dalam Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie, Minggu (6/3/2022) sekitar 17.30 WIB.

Kasus penganiayaan santri tersebut saat ini ditangani Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pidie.

Aksi penganiayaan terhadap santri yatim tersebut ada yang merekam dan kini beredar dalam dua video, masing-masing berdurasi 15 detik.

Video penganiayaan itu bahkan beredar luas di media sosial (medsos).

Pada video pertama yang diterima Prohaba, Senin (7/3/2022), terlihat sejumlah santri di dalam kamar, sebagian duduk dan sebagian lagi berdiri sambil merokok.

Sementara Rehan mengenakan baju kemeja putih berdiri di dekat dinding kamar.

Baca juga: Gegara Ponsel Disita, Pakai Topeng Monyet, Santri Aniaya Gurunya hingga Tewas

Tiba-tiba datang temannya yang memakai kaos oblong hitam dan kopiah hitam menyikut wajah korban sehingga Rehan terlihat menahan sakit sembari memegang wajahnya.

Rehan tidak membalas aksi pemukulan yang dilakukan temannya itu.

Dalam video kedua, Rehan dipukul secara bergantian oleh dua temannya lagi menggunakan lutut dan siku.

Sasaran pelaku adalah bagian punggung dan perut korban.

Kedua santri yang memukul korban itu terlihat masing-masing mengenakan kaus oblong hitam dan kemeja putih.

Di video kedua ini pun lagi-lagi Rehan tidak melawan saat dipukul.

Santri yatim ini terlihat hanya menyapu air matanya dengan bajunya.

Berdasarkan data dari kepolisian yang diterima Prohaba, Senin (7/3/2022), penganiayaan anak di bawah umur iu terjadi Sabtu (5/3/2022) sekitar pukul 14.00 WIB yang diviralkan melalui akun Instagram arf_mol.02.

Baca juga: Tak Diberikan Uang, Nek Suryati Dianiaya Anaknya

Menurut pihak kepolisian, korban yang bernama Rehan Maulana itu merupakan warga Gampong Lada, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie.

Adapun dua terduga pelaku dalam video kedua berstatus santri, masing-masing berinisial N (14), warga Kecamatan Tangse, Pidie, dan Z (14), warga Bambi, Kecamatan Peukan Baro, Pidie.

Akibat perlakuan tiga emannya itu, Rehan kini dirawat di RSUD Tgk Abdullah Syafi ’i Beureunuen dengan kondisi masih trauma akibat penganiayaan itu.

Pihak pesantren dilaporkan masih melakukan upaya damai sebagai solusi penyelesaian kasus penganiayaan itu.

Sejauh ini juga belum terungkap apa kesalahan Rehan sehingga ia disakiti berkali-kali di dalam kamar dayah.

“Tadi malam ibu korban telah melaporkan penganiayaan yang dilakukan teman korban di Pesantren Darussadah Teupin Raya,” kata Kapolres Pidie, AKBP Padli SIK, melalui Kasat Reskrim, Iptu Muhammad Rizal SE MH, kepada Prohaba, Senin (7/3/2022) siang.

Ia jelaskan, kasus dugaan penganiyaan santri itu telah ditangani Polres Pidie dan masih dalam tahap penyelidikan dengan memeriksa saksi korban. (naz)

Baca juga: Dukun Gadungan Rudapaksa Santriwati, Modus Ritual untuk Sembuhkan Penyakit

Baca juga: Ribuan Burung dan Ayam Jago Selundupan Disita di Tamiang

Baca juga: Riyanto Ngamuk dan Bacok 10 Tetangganya, Tiga Diantaranya Tewas

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved