Retno Suwito Tewas Dianiaya Geng Motor
Retno Suwito (26), warga Jalan Kail, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Medan, Sumatera Utara tewas dianiaya oleh geng motor, ...
Ia bercerita di malam kejadian, Retno dan istrinya bersama dua anaknya keluar rumah untuk makan sekitar pukul 22.30 WIB.
Lewat pukul 23.00 WIB, anaknya yakni IK menghubunginya dan mengabarkan suaminya meninggal dunia.
Sambil menangis, Heni bercerita jika anak dan menantunya sudah mengiba ke anggota geng motor agar tak dicelakai.
Saat itu Retno usai terjatuh dari motor yang ia naiki.
Baca juga: Serang Warga dengan Panah, Belasan Geng Motor Dicokok
Ternyata anggota geng motor itu membuntuti korban yang sedang membonceng anak dan istrinya di tengah malam.
Ketika di TKP, anggota geng motor itu menendang motor Retno hingga satu keluarga tersebut terjatuh.
Akibatnya dua anak korban yang masih kecil terluka di bagian kepala.
Melihat korban terjatuh, anggota geng motor itu makin beringas.
Mereka menganiaya Retno secara membabi buta.
Pada saat itulah, Retno mengucapkan kalimat terakhirnya.
Ia meminta kepada anggota geng motor untuk tak melukainya.
Hal yang yang sama juga diucapkan istrinya, IK.
"Anakku minta tolong jangan lah. Tapi tetap dibacok orang itu.
Gak ada (barang) yang diambil. Kalo bisa dikejar sampe dapat.
Kejam kali orang itu. Anak saya lagi hamil. Di mana hati nurani orang itu Pak. Lihat lah anaknya ini," ungkap Heni Sukowati.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Tjin-Tjai-alias-Acai-menunjukkan-lokasi-korban-jatuh-setelah-diserang-geng-motor.jpg)