Seorang Pria Jatuh ke Gua Saat Mencari Sarang Walet

Seorang Pria diduga terjatuh di sebuah gua dengan kedalaman sekitar 100 meter di Kampung Simpang Renggali, Kecamatan Mesidah, Bener Meriah, Aceh, ...

Editor: Muliadi Gani
SHUTTERSTOCK/divedog
Ilustrasi goa. Seorang warga Bener Meriah, Aceh terjatuh di goa sedalam 100 meter. 

PROHABA.CO, BENER MERIAH - Seorang Pria diduga terjatuh di sebuah gua dengan kedalaman sekitar 100 meter di Kampung Simpang Renggali, Kecamatan Mesidah, Bener Meriah, Aceh, Minggu (24/4) siang.

Pria tersebut diketahui berasal dari Tanjung Pura, Sumatera Utara, yang baru beberapa tahun tinggal di Bener Meriah.

Berdasarkan sejumlah informasi, pria tersebut bersama dua rekannya sedang mencari sarang walet di kawasan gua tersebut.

"Saat ini kami sedang menuju lokasi, sekitar empat jam berjalan kaki dari pusat Kampung Simpang Renggali," kata salah seorang personel Satuan Tugas (Satgas) SAR Bener Meriah, Fakhruddin, dihubungi via telepon selulernya, Senin (25/4) pagi.

Menurut Fakhrud, pihaknya baru mendapatkan informasi awal, sehingga belum bisa memberikan data pasti terkait peristiwa tersebut.

Baca juga: Deddy Corbuzier Cerita Rumahnya Didatangi Orang Pura-pura Gangguan Jiwa

Baca juga: Mobil Brio Disambar Kereta Api, 3 Tewas

Baca juga: Tiga Pemuda Rudapaksa, Lalu Habisi Mahasiswi di Kamar Kos

Peristiwa terjatuhnya pria itu ke dalam gua sebut Fakhrud, terjadi pada Minggu (24/4) sekitar Pukul 13.00 WIB.

Dijelaskan Fakhrud, korban yang jatuh ke gua di kawasan hutan belantara itu merupakan warga Tanjung Pura, Sumatera Utara yang sudah tinggal di Kampung Simpang Renggali selama beberapa tahun.

"Jadi ketiga orang ini berdasarkan informasi sementara sedang mencari walet, tetapi pastinya akan dikabarkan nanti.

Yang jelas, dua rekannya tidak ikut terjatuh ke dalam gua," sebut Fakhrud.

Dia mengatakan, belum memiliki data pasti korban karena sedang menempuh lokasi dengan jalan kaki.

"Kami ada sekitar 12 orang sedang berjalan kaki, ada personel tim SAR dari Pos Takengon, dan Satgas SAR Bener Meriah bersama sejumlah warga untuk melakukan evakuasi dan memastikan kondisi korban," ungkap Fakhrud.

Ditambahkan, akses menuju lokasi kejadian sangat sulit ditempuh dengan kendaraan, sehingga rombongan tim evakuasi harus berjalan kaki.

Apalagi jalan yang dilalui sangat terjal.(kompas.com)

Baca juga: Pria Paruh Baya Diduga Gangguan Jiwa Bakar Rumah

Baca juga: Jelang Lebaran, Berikut Niat Shalat Idul Fitri Beserta Sunnah yang Dianjurkan

Baca juga: Begini Tanggapan Natasha Wilona Terkait Kabar Balikan dengan Verrel Bramasta

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved