Kamis, 16 April 2026

Festival Pacu Jalur

Festival Pacu Jalur Dipadati 1,5 Juta Penonton dan Raup Rp 74 Miliar

Bahkan tarian tersebut ditiru oleh sejumlah atlet internasional seperti pembalap Formula 1 Alex Albon dan rider MotoGP Marc Marquez

Editor: Misran Asri
Sumber: Wonderfulimages.kemenparekraf.go.id
BOCAH PACU JALUR - Seorang bocah pacu jalur atau yang dikenal dengan Tukang Tari atau Anak Coki, menari di posisi ujung perahu bagian paling depan. 

Bahkan tarian tersebut ditiru oleh sejumlah atlet internasional seperti pembalap Formula 1 Alex Albon dan rider MotoGP Marc Marquez

PROHABA.CO, KUANTAN SINGINGI – Aksi viral bocah berusia 11 tahun, Rayyan Arkan Dikha yang ramai diperbincangkan di media sosial menjadi 'magnet' dalam pelaksanaan festival budaya Pacu Jalur di Kuantan Singingi, Riau, tahun ini.

Bagaimana tidak, festival budaya yang mampu menarik perhatian dunia mampu mendatangkan kurang lebh 1,5 juta penonton yang menyaksikan aksi memakau yang ditampilkan Rayyan Arkan Dikha, yang berdiri di ujung perahu tradisional sambil menari.

Penampilan itu tunjukkan oleh  ujung perahu tradisional saat berlangsung lomba Pacu Jalur. 

Gerakannya yang khas saat menari di ujung perahu memicu tren global. 

Bahkan tarian tersebut ditiru oleh sejumlah atlet internasional seperti pembalap Formula 1 Alex Albon dan rider MotoGP Marc Marquez yang belakangan viral di berbagai platform media sosial.

Kepala Dinas Pariwisata Riau, Roni Rakhmat, mengatakan bahwa fenomena Dikha berdampak signifikan terhadap peningkatan jumlah wisatawan. 

“Tahun lalu, Pacu Jalur dikunjungi 1,4 juta orang dengan perputaran ekonomi Rp 40 miliar.

Tahun ini kami perkirakan tembus 1,5 juta pengunjung, dengan nilai ekonomi mencapai Rp 74 miliar,” ujar Roni kepada AFP. 

Baca juga: Siap Dukung Kesuksesan Festival Pacu Jalur 2025 di Kuansing, XLSMART Perkuat Layanan Data di Riau

Ia menambahkan, kehadiran turis asing pada tahun ini menjadi pemandangan baru. 

“Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, tidak ada orang asing yang menonton Pacu Jalur. Sekarang ada,” katanya. 

Pacu Jalur merupakan tradisi perlombaan perahu panjang yang digelar setiap Agustus di Sungai Kuantan. 

Tahun ini, lomba digelar pada Minggu (24/8/2025), diikuti lebih dari 220 tim dari berbagai desa dan kabupaten di Riau, memperebutkan total hadiah Rp 900 juta. 

Tradisi ini berakar dari abad ke-17, saat perahu panjang digunakan masyarakat lokal untuk transportasi barang dan orang. 

Seiring waktu, perahu yang disebut "Jalur" itu berubah menjadi wahana perlombaan rakyat. 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved