Berita Banda Aceh
Banda Aceh Akan Gelar Kembali Car Free Day
Sejak pandemi Covid-19 masuk ke tanah air, sejumlah aktivitas yang menghadirkan masyarakat banyak di wilayah Banda Aceh ditutup sementara
BANDA ACEH - Sejak pandemi Covid-19 masuk ke tanah air, sejumlah aktivitas yang menghadirkan masyarakat banyak di wilayah Banda Aceh ditutup sementara.
Termasuk diantaranya program hari bebas kendaraan bermotor atau yang lebih dikenal dengan Car Free Day (CFD) juga dihentikan sementara.
Kegiatan rutin yang dilakukan setiap hari Minggu di sepanjang Jalan Tgk Daud Beureueh itu tidak digelar lagi untuk menekan penyebaran virus corona.
Namun kini kegiatan tersebut berpeluang digelar kembali.
Kabar gembira ini disampaikan langsung Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, Kamis (5/5/2022), di lapangan Tenis ATC Gemilang, Lampaseh.
"Jika status covid Banda Aceh terus berada di zona hijau, CFD kita gelar kembali," kata Aminullah.
Aminullah mengatakan, kondisi covid-19 Banda Aceh saat ini sudah membaik.
Penanganan virus corona menunjukkan perkembangan yang sangat bagus.
Katanya, sejak 15 April 2022 lalu, tidak ada lagi penambahan kasus positif di 'Kota Gemilang'.
"Dengan kondisi seperti ini tentu kegiatan yang melibatkan banyak orang, kegiatan yang bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat seperti CFD dapat kembali kita gelar," ujarnya.
Baca juga: Honda Care Tetap Layani Pelanggan di Era New Normal
Baca juga: Layanan Honda Care Gratis
Kata mantan Dirut BPD Aceh ini, dalam perjalanannya CFD bukan hanya sekedar sebagai ajang untuk berolahraga masyarakat kota saja, tapi sudah menjelma sebagai area yang memberikan kesempatan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Banda Aceh terus berkembang.
Pemko sendiri, lanjut Aminullah selalu menyediakan space bagi pelaku UMKM di sepanjang Jalan Tgk Daud Beureueh setiap hari Minggu, saat CFD digelar.
"Saat CFD berlangsung, banyak pelaku UMKM mempromosikan produk unggulannya.
Kita lihat laris manis diserbu warga.
Ini bisa meningkatkan perekonomian mereka," kata Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Aceh ini.
Namun wacana ini, kata Aminullah wacana ini akan dibawa terlebih dahulu dalam rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banda Aceh.
"Rencana ini pastinya kita bahas dulu di rapat Forkopimda Banda Aceh," kata wali kota.
Kepada seluruh masyarakat kota, Aminullah mengimbau untuk terus menjalankan prokes dan terus waspada seraya selalu menerapkan pola hidup sehat agar pandemi Covid-19 segera berlalu, sehingga seluruh kegiatan baik sosial kemasyarakatan, sosial ekonomi dan lainnya dapat berjalan normal kembali.(rel/ran)
Baca juga: Dinas Koperasi Aceh Hadirkan 4 UMKM di Pameran Blangpadang
Baca juga: Aceh Peringkat 2 Belanja Produk Dalam Negeri, HIPMI Dorong UMKM Naik Kelas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Wali-Kota-Banda-Aceh-Aminullah-Usman-melepaskan-smes-tajam.jpg)