Olahraga

Chelsea vs Liverpool: Dendam Mason Mount, Ingin 'Cuci Dosa' Lawan Liverpool, 

Pelatih Chelsea ini frustrasi melihat Mason Mount melewatkan peluang emas kedua kalinya setelah tendangannya membentur tiang gawang, ...

Editor: Muliadi Gani
AFP
Gelandang Chelsea asal Inggris, Mason Mount, melakukan selebrasi setelah mencetak gol 

PROHABA.CO, LONDON - Adegan ini terjadi final Piala Inggris di Wembley (27/2) lalu: Thomas Tuchel berlutut, dan memukul lantai berkali-kali.

Pelatih Chelsea ini frustrasi melihat Mason Mount melewatkan peluang emas kedua kalinya setelah tendangannya membentur tiang gawang, padahal tinggal berhadapan dengan kiper Liverpool, Caoimhin Kelleher.

Sebuah kegagalan mahal dari gelandang berusia 23 tahun ini, karena laga berakhir 0-0, dan Chelsea kemudian kalah adu penalti.

Kesempatan Tuchel merasakan trofi domestik pertama pun melayang.

Mount kemudian sempat jadi bahan cacian, terutama di media sosial.

Banyak beredar meme yang menyindir kegagalannya menghabisi peluang emas tersebut.

Tapi Tuchel tak mau menghakimi. Dia yakin, kegagalan itu justru akan jadi cambuk bagi Mount.

"Mason pemain hebat, dia cuma melewatkan peluang emas saat itu," katanya menegaskan.

Baca juga: Harry Kane Tampil Memesona, Persaingan ke Liga Champions Panas

Dan memang, sejak final Carabao Cup itu, Mount jadi semakin trengginas.

Dia mencetak enam gol, dan enam assists setelah tragedi di Wembley.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved