Kriminal

Aniaya Ibunya dan Tembak Tetangga, SN Didor Polisi

Personel Polres Bitung, Sulawesi Utara, melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap seorang pria berinisial SN (47). Tindakan itu dilakukan petugas

Editor: Muliadi Gani
Net
Ilustrasi Penembakan 

PROHABA.CO, MANADO - Personel Polres Bitung, Sulawesi Utara, melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap seorang pria berinisial SN (47).

Tindakan itu dilakukan petugas karena SN melawan saat akan ditangkap usai menganiaya ibu kandung dan tetangganya di Pinasungkulan, Ranowulu, Bitung, Kamis (12/5) pagi.

"Pelaku menganiaya ibu kandungnya Ritje Mogonta (79), dan tetangganya Dolvi Worang (49)," kata Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, Jumat (13/5).

Jules menjelaskan, pelaku awalnya menganiaya ibunya, sekitar pukul 06.00 Wita.

Lalu sekitar pukul 09.30 Wita, pelaku melepaskan tembakan menggunakan senapan angin dan kena Dolvi saat berada di sekitar tempat kejadian perkara.

Baca juga: Melawan Saat Diringkus, Tiga Begal Sepmor di Ogan Ilir Didor

"Korban Ritje mengalami luka sayatan senjata tajam di telinga kanan dan bengkak di dahi.

Sedangkan Dolvi mengalami luka tembak di dada kiri hingga menembus punggung," jelas Jules.

Lanjut dia, pelaku saat akan ditangkap terus mengamuk sambil membawa senapan angin dan dua bilah senjata tajam yang mengancam keselamatan petugas dan warga.

"Sekitar pukul 12.45 Wita, petugas menembakkan gas air mata ke dalam rumah pelaku namun pelaku tetap melawan hingga diberikan tindakan tegas," ungkap Jules.

Aksi perlawanan pelaku mengakibatkan dua polisi mengalami luka sayatan senjata tajam, yakni Kasatsamapta Polres Bitung AKP Julius Korompis mengalami luka di kaki kiri, dan Kanit Turjawali Ipda Ferry Montolalu mengalami luka di jari kelingking kanan.

Baca juga: Simak Penjelasan tentang Beberapa Makanan Terserap Nutrisinya Lebih Baik dengan Minyak

"Pelaku beserta kedua korban dan petugas dilarikan ke RSUD Kota Bitung.

Pelaku dan ibunya sudah dirujuk ke RSUP Prof Kandou Manado, sedangkan korban Dolvi serta dua petugas menjalani rawat jalan," katanya.

Dalam penangkapan tersebut, petugas juga turut mengamankan barang bukti berupa satu pucuk senapan angin, satu bilah pisau, serta satu bilah parang. "Barang bukti sudah diamankan di Mapolres Bitung.

Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif maupun kronologi lengkap penganiayaan," ucap Jules.

(kompas.com)

Baca juga: Serangan Roket Hantam Suriah, 10 Tentara Tewas

Baca juga: Sedang Meliput di Jenin, Wartawati Al Jazeera Tewas Ditembak Pasukan Israel

Baca juga: Melawan Petugas, Residivis Pencuri Kamas Kos di Garut Tewas Didor

 

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved