Kebakaran
Delapan Rumah Terbakar di Lawe Mantik Agara, Dua Bangunan Dirobohkan
Delapan rumah berkonstruksi semipermanen dan beratap seng di Desa Lawe Mantik, Kecamatan Babul Makmur, Kabupaten Aceh Tenggara (Agara), terbakar, ...
PROHABA.CO, KUTACANE - Delapan rumah berkonstruksi semipermanen dan beratap seng di Desa Lawe Mantik, Kecamatan Babul Makmur, Kabupaten Aceh Tenggara (Agara), terbakar, Selasa (31/5/2022) sekira pukul 21.38 WIB.
Tak ada korban jiwa dalam insiden itu.
Penyebab kebakaran pun masih dalam penyelidikan aparatkepolisian.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Kabupaten Agara, Nazmi, kepada Prohaba, Rabu (1/6/2022) menyebutkan, dari delapan rumah yang dilalap si jago merah itu, dua di antaranya terpaksa dirusak (dirobohkan) guna mencegah meluasnya kobaran api.
Menurutnya, pada pukul 21.38 WIB petugas BPBD Agara menerima laporan dari warga bahwasannya telah terjadi kebakaran di Desa Lawe Mantik.
Baca juga: Kebakaran Hanguskan Puluhan Rumah di Tolikara, Satu Tewas
BPBD Agara langsung menurunkan enam mobil pemadam kebakaran (damkar).
Dalam musibah itu, empat rumah permanen dan dua rumah nonpermanen musnah dilalap api.
Sedangkan dua rumah nonpermanen lainnya sebagian sempat terbakar, lalu dibongkar paksa agar api tidak menjalar ke rumah warga lainnya.
Api berhasil dipadamkan sekira pukul 22.15 WIB.
Musibah kebakaran itu berdampak terhadap delapan kepala keluarga (KK) atau sebanyak 25 jiwa.
Baca juga: Ditinggal Beli Rokok, Rumah Warga Aceh Jaya Musnah Terbakar
Sementara itu, korban yang mengungsi ke rumah familinya tercatat 19 jiwa.
Salurkan bantuan Sementara itu, Dinas Sosial dan BPBD Agara telah menyalurkan bantuan masa panik kepada korban kebakaran di Desa Lawe Mantik, Kecamatan Babul Makmur.
Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Kadis Sosial Agara, Bahagia Wati bersama stafnya yang dihadiri anggota DPRK Agara.
“Musibah kebakaran yang terjadi ini karena Allah sayang.
Jadi, semuanya ada hikmah dan perbanyak berdoa semoga ke depannya Desa Lawe Mantik lebih baik lagi, warganya jauh dari musibah,” kata Bahagia Wati.
“Bantuan masa panik ini dari Pemkab Agara.
Semoga bermanfaat dan bisa meringankan beban para korban kebakaran,” tambah Bahagia Wati. (as)
Baca juga: Sembilan Rumah Terbakar di Lawe Beringin Gayo
Baca juga: 5 Universitas Luar Negeri yang Banyak Diincar Mahasiswa Indonesia
Baca juga: Diduga Selingkuhi Istri Pengurus Masjid, Kepala Desa di Sumut yang Baru Dilantik Diberhentikan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Sebanyak-delapan-rumah-berkontruksi-semi-permanen-dan-berkontribusi-kayu-di-Desa-Lawe-Mantik.jpg)