Seorang Siswa Tewas Tersambar Petir Saat Pertandingan Bola Kaki

Seorang pelajar meninggal dunia diduga akibat tersambar petir di lapangan sepak bola Kalurahan Pengasih, Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo,

Editor: Muliadi Gani
pixabay
Ilustrasi petir 

PROHABA.CO, KULON PROGO - Seorang pelajar meninggal dunia diduga akibat tersambar petir di lapangan sepak bola Kalurahan Pengasih, Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Korban yakni Dani Hartanto (18), pelajar Madrasah Aliyah Negeri 1 Wates.

Korban merupakan warga Pedukuhan Serut RT 018 Pengasih.

Ia meninggal dunia di lapangan bola.

“Korban diduga tersambar petir,” kata Kepala Seksi Humas Polres Kulon Progo, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widyana melalui pesan singkat, Rabu (8/6).

Dani turut dalam pertandingan persahabatan antarklub lokal di lapangan Pengasih.

Pertandingan berlangsung sore hari.

Hujan turun di tengah pertandingan.

Baca juga: Pakai Headset Saat Panen, Petani Tewas Disambar Petir

Hujan bercampur petir membuat wasit menghentikan pertandingan sekitar pukul 16.30 WIB.

Pemain beranjak ke luar lapangan. Saat itu, petir menyambar lapangan.

Diyakini petir mengenai Dani.

Korban segera dibawa ke RSUD Wates guna pemeriksaan secara medis.

Hasil pemeriksaan, korban mengalami luka bakar.

Hal ini tampak dari jejak berlubang sekitar 3 sentimeter pada bagian leher bawah akibat petir.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer

    Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved