Kriminal

Pembacok hingga Tewas ASN di Aceh Jaya Ternyata ODGJ

MA (40), tersangka pelaku pembacokan seorang Aparatur Sipil Negeri (ASN) yang bekerja di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) ...

Editor: Muliadi Gani
TRIBRATANEWS
Kapolres Aceh Jaya, AKBP Yudi Wiyono, memperlihatkan surat visum psikiatri yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Banda Aceh dan parang pelaku dalam jumpa pers. 

PROHABA.CO, CALANG - MA (40), tersangka pelaku pembacokan seorang Aparatur Sipil Negeri (ASN) yang bekerja di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Aceh Jaya dinyatakan positif berstatus Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Pelaku dinyatakan positif ODGJ, setelah hasil visum psikiatri dikeluarkan oleh pihak Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Banda Aceh dan setelah dilakukan observasi selama 14 hari.

Kapolres Aceh Jaya, AKBP Yudi Wiyono, melalui Kasat Reskrim, Ipda Rahmat saat ditanyai Prohaba mengakui bahwa hasil visum psikiatri pelaku pembacokan ASN di Aceh Jaya itu sudah keluar.

“Ya benar, hasil visum psikiatrinya sudah keluar.

Pelaku dinyatakan ODGJ,” kata Ipda Rahmat, Sabtu (11/6/2022).

Menurut Rahmat, hingga hari ini, pelaku masih menjalani perawatan atau pengobatan kejiwaan lebih lanjut di RSJ Banda Aceh.

Baca juga: Seorang PNS di Aceh Jaya Meninggal Dibacok, Tersangka Punya Riwayat Sakit Jiwa

Baca juga: Abdul Haris Tewas Dibacok Temannya Saat Teguk Miras

Baca juga: Seorang Warga Jember Tiba-tiba Dibacok OTK

“Secara fisik kesehatan pelaku alhamdulillah sehat wal afiat, tetapi ia masih harus menjalani perawatankejiwaan di RSJ Banda Aceh,” tambah Ipda Rahmat.

“Sedangkan untuk proses hukumnya tetap berlanjut, karena putusan akhirnya nanti tetap hakim yang memutuskan,” tambahnya.

Sebelumnya, Prohaba memberitakan bahwa Teuku Ronal Jethendra (34), PNS di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Aceh Jaya meninggal seusai dibacok berkali-kali oleh tersangka pelaku.

Setelah didapat hasil visum psikiatrinya barulah diketahui bahwa tersangka ternyata orang yang mengalami gangguan jiwa.

Peristiwa pembacokan itu terjadi di Desa Padang Datar, Kecamatan Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya, Senin (23/5/2022).

Korban meninggal dunia setelah dibacok berkali- kali dengan menggunakan sebilah parang yang kejadiannya tidak jauh dari rumah korban. (c52)

Baca juga: Mengaku Dapat Bisikan Gaib, Pria Solok Habisi Ibu dan Adik

Baca juga: Kapal KM Bintang Surya Terbakar di Perairan Pulau Nipah, Satu ABK Tewas

Baca juga: Orangtua Pisah Ranjang, Remaja 14 Tahun di Aceh Besar Dirudapaksa Ayah Kandung

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved