Berita Kriminal

Bocah yang Tewas Tergantung, Ternyata Dihabisi Kakak Tirinya

Penyebab kematian Andi Taufik Hidayat, bocah berusia 11 tahun di Bima, Nus Tenggara Barat (NTB) akhirnya terungkap ...

Editor: Muliadi Gani
SHUTTERSTOCK
ilustrasi meninggal dunia 

Namun, melihat ada kejanggalan polisi lantas memeriksa saksi-saksi hingga akhirnya terungkap bahwa korban tidak murni bunuh diri, tetapi ia dibunuh oleh kakak tirinya.

Kecurigaan polisi dan motif pembunuhan Adib Widayaka mengungkapkan, berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), penyidik menemukan fakta yang mencurigakan bahwa korban tidak murni gantung diri.

Kecurigaan itu di antaranya tinggi kolong rumah panggung korban dari tanah hanya 129 sentimeter, sementara tinggi badan korban 125 sentimeter.

Dengan jarak sekitar 4 sentimeter dari tanah, menurut penyidik, masih memungkinkan kaki korban untuk menyetuh tanah.

“Saksi-saksi yang pertama kali memegang dan memotong tali tersebut menyatakan bahwa pada saat pertama kali ditemukan posisi kaki kiri korban masih menyentuh tanah dan menekuk ke belakang, kaki kanan tersangkut di tali ujung bawah serta tali simpul berada di samping kiri leher korban," jelasnya.

Setelah mengakui perbuatannya, HR mengungkap motifnya membunuh sang adik.

Pada Rabu (15/6) sekitar pukul 07.00 Wita, korban baru kembali dari sawah untuk mencari jamur.

Baca juga: Wanita asal Aceh Utara Gantung Diri di Rumah Ibunya di Langsa, Sudah Bertahun-tahun Sakit

HR kemudian mengikuti korban dengan maksud meminjam uang, namun korban saat itu menolak.

Keberatan atas penolakan itu, HR lalu mencekik leher korban hingga tersungkur ke tanah.

HR kemudian mengambil tali lalu melilit leher dan menindih punggung korban dengan kedua lututnya.

Tarikan kencang pada dua ujung tali membuat korban kesulitan bernapas hingga akhirnya meninggal dunia. "Sampai korban meninggal dunia," kata Adib.

Sebelumnya, seorang bocah bernama Andi Tufik Hidayat (11) asal Desa Teke, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), ditemukan tewas menggantung di bawah kolong rumah panggungnya, Rabu (15/6) sekitar pukul 10.00 wita.

Kepala Desa Teke, Hidayat mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh kakaknya.

Saat itu korban sudah tidak bernyawa dengan kondisi leher terlilit tali.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved