Kebakaran
RS Putri Hijau Medan Terbakar, Diduga Akibat korsleting listrik
Kebakaran hebat terjadi di salah satu gedung di Rumah Sakit Putri Hijau di Jalan Putri Hijau, Medan pada Sabtu (2/7) malam. Api cepat merembet ...
PROHABA.CO, MEDAN - Kebakaran hebat terjadi di salah satu gedung di Rumah Sakit Putri Hijau di Jalan Putri Hijau, Medan pada Sabtu (2/7) malam.
Api cepat merembet karena banyaknya material yang mudah terbakar.
Dikonfirmasi melalui telepon pada Sabtu malam,
Kepala Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran Kota Medan, Albon Sidauruk menjelaskan, pihaknya mendapat informasi kebakaran itu terjadi sekitar pukul 18.57 WIB.
"Kebakarannya gedung rumah sakit milik TNI yang di Jalan Putri Hijau, yang kebakaran gedung observasi di belakang," katanya.
Dijelaskannya, menurut data anggotanya di lapangan, gedung itu tidak sedang digunakan.
Bangunan yang terbakar itu banyak disekat dengan triplek, terdapat berkas, dokumen atau kertas yang mudah terbakar.
"(Kita) tidak diberitahu (dari awal), orang yang datang ke kantor yang memberitahunya.
Baca juga: Usaha Pembuatan Jok Kursi di Gampong Keuramat Banda Aceh Terbakar, Pemilik Alami Luka Bakar
Jadi kami berangkat, sampai di lokasi api sudah membesar," katanya.
Pemadaman berlangsung selama satu jam.
Pihaknya menurunkan 8 unit armada.
Pihaknya terus melakukan pengendalian namun hanya saja, gedung yang terbakar ada dua, berdampingan.
Memanjang dari depan ke belakang.
"Jadi kita padamkan yang di depan, yang belakang sudah terbakar.
Infonya sudah ada barang-barang sempat ada yang diselamatkan.
Syukur tidak ada korban jiwa. Karena memang tak ada orang di situ," katanya.
"Butuh waktu satu jam untuk memadamkannya dengan menurunkan delapan unit armada.
Baca juga: Rumah Warga Kluet Utara Terbakar, Diduga akibat Korsleting Listrik
Itu gedungnya disekat dengan triplek makanya mudah terbakar," tambahnya.
Albon menyebut tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
Dia menduga api muncul akibat adanya korsleting listrik atau arus pendek.
Pasalnya di ruangan observasi tersebut berada pada posisi tidak dihuni oleh pekerja, pasien, maupun keluarga pasien.
"Karena tidak ada orang di ruangan itu, ya kemungkinan sementara karena arus pendek.
Tapi untuk lebih pasti, nanti akan ada pihak berwajib untuk menyelidikinya," sebutnya.
Sementara itu seorang ibu yang tinggal di asrama Rumah Sakit Putri Hijau Medan mengatakan dia melihat api setelah mendengar suara korsleting listrik.
Saat itu, kata dia, tiba-tiba api muncul.
"Memang ada suara semacam korsleting listrik terdengar.
Baca juga: Temukan Buhul Santet di Pintu Rumah, Pria di Aceh Utara Malah Tersandung Hukum Karena Ucapannya
Tapi listrik tidak padam.
Cuma tidak tahu lah apakah gara-gara itu terbakar atau tidak," ujar wanita yang tidak ingin namanya ditulis di lokasi kejadian.
"Lalu, tak lama saya mencium bau asap.
Ketika keluar dari ruangan di asrama, saya lihat ada gumpalan asap.
Saya pikir itu asap bakar sampah," tambahnya.
Tidak lama setelah itu api muncul dan mulai membakar rumah sakit.
Keluarga pasien, menurut dia, saat mengetahui ada kebakaran langsung berupaya mengevakuasi pasien ke luar.
"Tadi setahu saya, pasien langsung di arahkan ke lapangan rumah sakit.
Selain itu juga alat-alat medis langsung diselamatkan. Setelah itu, pihak damkar datang untuk langsung memadamkan api," ungkapnya.
(kompas.com)
Baca juga: Setelah Aceh Besar dan Aceh Utara, Kini Presiden Jokowi Sumbang Sapi Kurban untuk Warga Aceh Tengah
Baca juga: Presiden Belarus Klaim Ukraina Serang Negaranya
Baca juga: Libya Rusuh Lagi, Pengunjuk Rasa Bakar Gedung Parlemen
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Kebakaran-RS-Putri-Hijau-Medan.jpg)