Luar Negeri

Rajapaksa Mundur, PM Ranil sebagai Plt Presiden Sri Lanka

Presiden Sri Lanka mundur, kemudian Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe dilantik sebagai Plt Presiden atau pelaksana tugas presiden ...

Editor: Muliadi Gani
AFP/Ishara S. Kodikara
PM Ranil Wickremesinghe dilantik menjadi pelaksana tugas (plt) presiden Sri Lanka pada Jumat (15/7), setelah Gotabaya Rajapaksa kabur dan mengundurkan diri. 

PROHABA.CO, COLOMBO - Presiden Sri Lanka mundur, kemudian Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe dilantik sebagai Plt Presiden atau pelaksana tugas presiden pada Jumat (15/7).

Wickremesinghe menggantikan Gotabaya Rajapaksa, Presiden Sri Lanka yang melarikan diri ke Maladewa kemudian Singapura.

Sama seperti Gotabaya, Ranil Wickremesinghe juga didesak mundur oleh massa atas krisis Sri Lanka bangkrut.

Ranil Wickremesinghe (73) mengucapkan sumpah jabatan di hadapan ketua hakim Jayantha Jayasuriya, kata kantor Wickremesinghe, dikutip dari AFP.

Baca juga: Dinasti Rajapaksa “Kuasai” Sri Lanka hingga Bangkrut

Selanjutnya, Parlemen Sri Lanka akan melakukan pemungutan suara untuk memilih presiden baru pada Rabu (20/7).

Adapun daftar nama calon presiden Sri Lanka akan diterima pada Selasa (19/7), ujar kantor Ketua Parlemen Mahinda Yapa Abeywardana.

Gotabaya Rajapaksa sebagai presiden Sri Lanka mengundurkan diri dan surat resign-nya sudah diterima parlemen pada Jumat (15/7).

Presiden Sri Lanka melarikan diri menyusul demo warga yang merangsek masuk istana kepresidenan, buntut dari krisis Sri Lanka bangkrut yang terus memburuk.

Presiden Sri Lanka kabur ke Singapura melalui Maladewa, dan mengirim surat pengunduran dirinya dari "Negeri Singa".

Baca juga: Warga Sri Lanka Ambil Alih Istana Kepresidenan, Adakan “Pesta” di Kolam Renang

Baca juga: Kuasa Hukum Pertanyakan Penyebab Luka Sayat dan Putusnya Jari Brigadir J

"Gotabaya telah mengundurkan diri secara sah," kata Mahinda Yapa Abeywardana.

"Saya sudah menerima pengunduran dirinya."

"Saya berharap bisa menyelesaikan proses pemilihan presiden baru dalam waktu tujuh hari."

"Saya meminta kerja sama semua pihak untuk melengkapi persyaratan konstitusional," lanjutnya dalam menanggapi situasi presiden Sri Lanka mundur.

Sebelum presiden Sri Lanka mundur, Gotabaya Rajapaksa sempat ditahan petugas bandara saat hendak melarikan diri ke Maladewa.

(kompas.com)

Baca juga: Sri Lanka Bangkrut, Rakyatnya Kini Berbondong-bondong Migrasi ke Negara Lain

Baca juga: Pemkab Nagan Raya Bentuk Satgas Penanganan PMK

Baca juga: Diduga Kekurangan Pasukan, Rusia Dilaporkan Rekrut Napi Jadi Relawan Perang

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved