Judi online
Polresta Banda Aceh Tangkap Empat Pelaku Judi Togel Online di Warkop
Personel Satuan Reskrim Polresta Banda Aceh meringkus empat penjudi toto gelap (togel) di kawasan pusat Kota Banda Aceh, Rabu (24/8/2022) sore.
Personel Satuan Reskrim Polresta Banda Aceh meringkus empat penjudi toto gelap (togel) di kawasan pusat Kota Banda Aceh, Rabu (24/8/2022) sore.
Laporan Indra Wijaya | Banda Aceh
PRIOHABA.CO, BANDA ACEH - Personel Satuan Reskrim Polresta Banda Aceh meringkus empat penjudi toto gelap (togel) di kawasan pusat Kota Banda Aceh, Rabu (24/8/2022) sore.
Keempat pelaku judi togel online itu pun digiring ke Polresta Banda Aceh.
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, melalui Kasat Reskrim, Kompol M Ryan Citra Yudha mengatakan, para pelaku ditangkap bersama sejumlah barang bukti yang ikut disita.
"Empat pelaku diamankan berikut barang bukti uang tunai dan handphone milik mereka," kata Kompol M Ryan.
Ryan menyebutkan, pelaku ditangkap setelah polisi mendapatkan informasi perihal adanya praktik judi togel secara online di salah satu warung kopi di Kecamatan Baiturrahman.
Pelaku berinisial DJT (26), berperan sebagai koordinator judi atau perekap nomor judi online.
Selain itu, polisi juga menangkap BT (60), IS (58), dan SUL (58), sebagai pemain atau pembeli nomor togel pada DJT.
Baca juga: Tiga Sopir Lagi Asyik Main Judi Online Ditangkap Polisi di Trotoar Gedung Benyamin
Baca juga: Polisi Tangkap Dua Agen Judi Online Chip Higgs Domino di Tangan-tangan, Aceh Barat Daya
Baca juga: Diduga Sarang Judi Online, 27 Komputer Diamankan dari Sebuah Ruko di Tangerang, 8 Pekerja Diperiksa
"Pelaku DJT terbukti mengkoordinir permainan judi online jenis togel melalui aplikasi online," ucap Ryan.
Menurut Kompol Ryan, hasil pengecekan empat unit handphone pelaku pun memuat bukti peran pelaku dalam melakukan koordinasi kegiatan judi togel online.
"Di dalam keempat handphone milik pelaku didapati beberapa orang yang memasang angka dalam permainan judi online jenis togel tersebut melalui aplikasi SMS (Short Message Service), serta rekapan bukti pemesanan dari para pembeli," ujar Kompol M Ryan lagi.
Kompol Ryan menerangkan, modus operandi pelaku yakni para peserta judi online nantinya akan mengirimkan nomor taruhan ke SMS pelaku.
Para pemain judi online itu juga turut mengirimkan sejumlah uang kepada pelaku DJT.
“Tersangka mengakui mendapat keuntungan dari pengumpulan uang dari permainan judi togel sekitar 5 persen,” sambung Kasat Reskrim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Satreskrim-Polres-Aceh-Besar-meringkus-empat-tersangka-penjudi-kartu-joker.jpg)