kecelakaan

Pasutri Tertabrak Kereta Api, Seorang Meninggal

Sebelum mengalami kecelakaan, pasangan suami istri itu dengan sepeda motornya melaju dari arah Muara Enim menuju Desa Gunung Megang Dalam ...

Editor: Muliadi Gani
KOMPAS.COM/ANDRI DONNAL PUTERA
Ilustrasi rel kereta api 

PROHABA.CO, PALEMBANG - Sepasang suami istri asal Desa Gunung Megang Dalam, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan mengalami kecelakaan pada Sabtu (17/9) sekira pukul 13.30 WIB.

Mislian (63) dan Neni Suryani (53) tersambar Kereta Api (KA) Babaranjang sesaat setelah sepeda motor yang dikemudikannya menerobos pintu perlintasan.

Akibatnya, sang istri meninggal dunia di lokasi kejadian karena luka berat, sedangkan Mislian berhasil selamat.

Sebelum mengalami kecelakaan, pasangan suami istri itu dengan sepeda motornya melaju dari arah Muara Enim menuju Desa Gunung Megang Dalam.

Baca juga: Mogok di Rel Kereta Api, Mobil Toyota Agya Langsung Dihantam Hingga Terseret 8 Meter

Setibanya di pintu perlintasan KA jpl.106 Dusun VII Desa Gunung Megang Dalam, Mislian nekat menerobos pintu perlintasan KA jpl.106 Dusun VII yang telah ditutup.

Akan tetapi, mesin motor yang dikendarai Mislian dan Neni itu tiba-tiba saja mati ketika berada di tengah rel.

Tak lama berselang, KA Babaranjang tanpa muatan dari arah Palembang dengan nomor KA 3225A melintas.

Baik Mislian maupun Neni sebenarnya sudah berusaha menyelamatkan diri dengan cara melompat.

Mislian berhasil selamat tanpa cedera parah, namun nahas, nyawa Neni tak tertolong.

Baca juga: TRAGIS! Diduga Kakek 60 Tahun Akhiri Hidupnya di Rel Kereta Api Gemolong Sragen

Dia meninggal dunia di lokasi kejadian usai, bersama kendaraan yang ditumpanginya, terseret kereta hingga empat meter.

Sementara itu, Kapolres Muara Enim, AKBP Aris Rusdiyanto melalui Kasatreskrim, AKP Tony Saputra, didampingi Humas Iptu RTM Situmorang membenarkan adanya kecelakaan tersebut.

Dia menjelaskan, pihak kepolisian telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengamankan lokasi dan mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.

Pihaknya pun mengakui telah mendata kedua korban, masinis dan asisten masinis, serta mengevakuasi pasangan suami istri itu ke Puskesmas Gunung Megang.

(kompas.com)

Baca juga: Kecelakaan Maut Mobil Xpander Tersambar Kereta Api, 4 Orang Tewas

Baca juga: Sejoli Remaja Tewas Tertabrak Kereta Api

Baca juga: 9 Penumpang Odong-odong Meninggal Dunia Tertabrak Kereta Api di Serang

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved