Penembakan di Sekolah Oakland California, 6 Orang Terluka

Mengutip The Guardian, penembakan itu terjadi di sebuah jalan di mana terdapat banyak sekolah dan rumah bagi banyak anak usia sekolah.

Editor: IKL
FP/VALERIE MACON
(lustrasi) Pita Polisi Kuning memblokir akses ke blok 1100 tempat Walikota di mana rumah Jacqueline Avant berada di puncak bukit, di Beverly Hills, California pada 1 Desember 2021. - Terjadi penembakan di sekolah California yang melukai enam orang. (Photo by VALERIE MACON / AFP) 

PROHABA.CO - Sedikitnya enam orang terluka dalam penembakan di sekolah California utara pada Rabu (28/9/2022).

Demikian dikatakan oleh Kapten Casey Johnson dari polisi Oakland dalam konferensi pers.

Tiga dari yang terluka berada dalam kondisi kritis di rumah sakit Highland di Oakland.


Sementara tiga lainnya dibawa ke pusat medis Eden di Castro Valley dan kondisi mereka tidak diketahui, kata para pejabat.

Mengutip The Guardian, penembakan itu terjadi di sebuah jalan di mana terdapat banyak sekolah dan rumah bagi banyak anak usia sekolah.

Insiden itu "tidak lagi aktif", kata juru bicara kantor sheriff alameda, Letnan Ray Kelly.

Walikota Oakland Libby Schaaf mencuit bahwa semua yang terluka adalah orang dewasa dan penembakan terjadi di Sojourner Truth Independent Study.

Sojourner Truth Independent Study adalah sebuah taman kanak-kanak alternatif hingga sekolah kelas 12 yang terletak di blok yang sama dengan tiga sekolah lainnya.

Paramedis telah mengangkut enam pasien ke rumah sakit, semuanya dengan luka tembak, menurut juru bicara pemadam kebakaran Oakland Michael Hunt.

 
John Sasaki, juru bicara distrik sekolah Oakland Unified, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pejabat distrik tidak memiliki informasi apa pun di luar apa yang dilaporkan polisi Oakland.

Departemen kepolisian Oakland mencuit bahwa petugas sedang menyelidiki penembakan di Fontaine Street, di mana sekolah berada.

Sehari sebelum penembakan, LeRonne Armstrong, kepala polisi Oakland, mengumumkan rencana untuk mengatasi kekerasan senjata yang sedang berlangsung di kota itu dengan meningkatkan kehadiran petugas di daerah di mana kekerasan senjata terkonsentrasi dan di mana polisi berpikir orang sering terlibat dalam penembakan.

Penembakan terbaru ini terjadi setelah lebih dari dua tahun peningkatan kekerasan senjata yang dimulai pada awal pandemi.

Sejauh tahun ini 96 orang telah tewas, sebagian besar dengan senjata.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved