Jumat, 10 April 2026

Polisi Temukan Granat dan Amunisi di Rumah Kontrakan Pondok Gede

Polisi berkoordinasi dengan TNI untuk memastikan soal penemuan granat hingga selongsong peluru di sebuah rumah kontrakan di kawasan Pondok Gede, ...

Editor: Muliadi Gani
Dokumentasi Satpol PP Kecamatan Pondok Gede
Ratusan amunisi peluru yang ditemukan dalam sebuah bangunan kontrakan di wilayah Pondok Gede, Kota Bekasi. Diketahui amunisi tersebut diduga disimpan oleh seorang mantan prajurit TNI AU berinisial HAL yang sudah meninggal bulan Juli 2021 lalu. Terkini, ratusan amunisi dan satu buah granat asap buatan Pindad telah dibawa oleh Tim Gegana. 

PROHABA.CO, BEKASI - Temuan Granat dan sejumlah amunisi di dalam rumah kontrakan yang berlokasi di daerah Pondok Gede gegerkan warga.

Santi Kurniawati, (36) anak dari pemilik rumah kontrakan mengungkapkan, temuan bermula saat ia memasuki ke kontrakan dan memeriksanya.

Ternyata barang bukti amunisi itu ada di dalam kontrakan.

“Kejadian hari Sabtu, saya ga paham kalo itu granat.

Saya kira apa, pas di buka saya lihat isinya kayak ada pelatuknya gitu.

Gak lama lagi saya bilang ke ibu, ini lapor polisi,” ujar Santi Kurniawati, Selasa (27/9/2022).

Polisi berkoordinasi dengan TNI untuk memastikan soal penemuan granat hingga selongsong peluru di sebuah rumah kontrakan di kawasan Pondok Gede, Bekasi.

Diketahui, rumah kontrakan tersebut sempat dihuni oleh seorang berinisial HR.

Dari keterangan pemilik kontrakan, HR mengaku sebagai anggota TNI AU.

Baca juga: Pesawat Kargo Ukraina Meledak di Yunani Tewaskan 8 Awak, Ternyata Bawa Amunisi

"Kita berkoordinasi sama teman-teman AU untuk memastikan orang yang mengontrak itu apakah pernah bertugas di TNI AU," kata Kapolsek Pondok Gede Kompol Herman Edco Simbolon saat dihubungi, Rabu (28/9/2022).

Namun, Herman menerangkan pemilik kontrakan mengaku kontrakan itu jarang ditinggali oleh HR.

Pemilik pun mengaku tidak pernah melihat HR mengenakan seragam TNI. 

"(Pemilik) jarang sekali ketemu dan melihatnya pake baju seragam karena rumah itu tidak ditinggali, hanya untuk taruh barang," ucap Herman. 

Meski begitu, HR disebut pemilik kontrakan sudah meninggal dunia sejak Juli 2022 lalu.

Saat membersihkan rumah kontrakannya yang sudah kosong itu, pemilik menemukan benda-benda tersebut.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved