WADUH, Ayah, Ibu dan Anak Jadi Bandar Narkoba di Belitung Timur, Begini Kronologi Pengungkapannya

Keluarga dinilai menjadi pondasi dasar yang mampu membentengi anggota keluarganya terjerumus ke penyalahgunaan narkoba.

Editor: Misran Asri
FOR PROHABA.CO
Ilustrasi sabu-sabu 

Keluarga dinilai menjadi pondasi dasar yang mampu membentengi anggota keluarganya terjerumus ke penyalahgunaan narkoba.

PROHABA.CO - Keluarga dinilai menjadi pondasi dasar yang mampu membentengi anggota keluarganya terjerumus ke penyalahgunaan narkoba.

Pondasi itu tentu dibangun oleh kepala keluarga dalam hal ini, si ayah dan peran ibunya juga untuk ikut mengontrol dan mengawasi anak-anaknya agar tidak terpengaruh dengan kejahatan tersebut.

Tapi, bagaimana kalau keluarga sudah 'rapuh'.

Kejadian yang mengurut dada dan terjadi di luar kewajaran ini, bahkan mengejutkan semua orang, dimana satu keluarga di Belitung Timur terlibat dalam kasus peredaran narkoba.

Hal itu terungkap usai tim Rajawali Satuan Narkoba Polres Belitung Timur dipimpin Kasat Narkoba Polres Belitung Timur, AKP Suroso yang mengamankan satu keluarga di Gantung Belitung Timur, Selasa (27/9/2022) lalu, sekitar pukul 20.30 WIB.

Satu keluarga terdiri dari, ayah, ibu dan seorang anak mereka itu masing-masing berinisial DKN alias Nopi (41), NS alias Neli (39) dan Ac alias Andre (22).

Sekeluarga itu ditangkap di kediamannya lantaran memiliki sabu-sabu dengan berat 3,8 gram yang sudah dibungkus dalam 17 paket.

Baca juga: Polisi Gerebek Pengedar Narkoba yang Tengah Asyik Timbang Sabu-sabu di dalam Kamar

Baca juga: Lanal Lhokseumawe Musnahkan 22 Kg Sabu-Sabu Tak Bertuan

Baca juga: Sabu-sabu Masuk Aceh Lewat Selat Malaka, 12 Kg Disita Dari Dua Warga Aceh Utara

Kasubsi PIDM Humas Polres Belitung Timur Bripka Muchtarom mengatakan keluarga ini berasal dari Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan.

"Kami menyita 17 paket kecil seberat 3,8 gram senilai jutaan rupiah, dua handphone, dan uang tunai Rp 200 ribu," kata Bripka Muchtarom, Sabtu (1/10/2022).

Bripka Muchtarom bilang terungkapnya kasus peredaran narkotika jenis sabu-sabu ini berawal dari informasi masyarakat bahwa pelaku ini telah melakukan transaksi narkotika di Kecamatan Gantung.

Satu Keluarga di Belitung Timur jadi Bandar Narkoba
Satu Keluarga di Belitung Timur jadi Bandar Narkoba.(Istimewa)

"Dari laporan itu kami melakukan penyelidikan dan kami lakukan pengintaian di sekitar rumah kediaman pelaku. Tidak lama kemudian, petugas kami menemukan AC Als Andre dan langsung melakukan penggeledahan badan dan ditemukanlah dua paket kecil yang berisi kristal warna putih dibungkus dengan aluminium foil warna emas yang diduga sabu-sabu," jelasnya.

Setelah itu petugas langsung melakukan pengembangan dan melakukan penggeledahan di rumah kediaman pelaku AC dan di sana ditemukan 14 paket kecil yang berisi diduga sabu.

Baca juga: Dua IRT Pengedar Sabu-Sabu Ditangkap di Sigli, 1 Pria Buron

"Awalnya mereka mengelak tapi setekah diinterogasi mereka mengakui bahwa barang-barang itu milik mereka," kata Bripka Muchtarom.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved