Kriminal

Dua IRT Pengedar Sabu-Sabu Ditangkap di Sigli, 1 Pria Buron

Kedua ibu rumah tangga (IRT) itu diciduk di Gampong Blok Bengkel, Kecamatan Kota Sigli, Pidie, Kamis (8/9/2022). Polisi ikut mengamankan barang bukti

Editor: Muliadi Gani
FOTO FOR PROHABA
Dua ibu rumah tangga (IRT) diduga terlibat sebagai pengedar sabu-sabu diamankan Resnarkoba Polres Pidie, Kamis (8/9/2022). Sedangkan pria yang menyediakan sabu kepada mereka berhasil melarikan diri. 

PROHABA.CO, SIGLI - Tim Opsnal Resnarkoba Polres Pidie menangkap dua wanita yang diduga sebagai pengedar narkoba jenis sabu-sabu.

Kedua ibu rumah tangga (IRT) itu diciduk di Gampong Blok Bengkel, Kecamatan Kota Sigli, Pidie, Kamis (8/9/2022).

Polisi ikut mengamankan barang bukti (BB) satu paket kecil sabu dari dua tangan dua wanita tersebut.

Kapolres Pidie, AKBP Padli SIK, melalui Kasatres Narkoba, AKP Rahmat, menyampaikan hal ini kepada Prohaba, Sabtu (10/9/2022).

Baca juga: Datang Niat untuk Menagih Utang, IRT Justru Dianiaya, Tersangka Masih Bebas Berkeliaran

"Penangkapan dua wanita itu berawal dari laporan warga terhadap informasi adanya aktivitas transaksi barang haram itu," kata Kasatres Narkoba, AKP Rahmat.

Ia menyebutkan, target polisi akhirnya diketahui berinisial DN (57), IRT asal Gampong Blang Asan, Kecamatan Kota Sigli dan RD (57), IRT Gampong Pante Teungoh, Kecamatan Kota Sigli, Pidie.

Menurut AKP Rahmat, polisi menyaru sebagai pembeli barang haram itu dan melakukan pertemuan dengan pengedar di Gampong Blok Bengkel,  Kecamatan Kota Siigli.

Baca juga: Personel Satnarkoba Polres Pidie Ringkus Pengedar Sabu dalam Aksi Undercover Buy

Saat ditangkap, lanjutnya, polisi menemukan BB satu paket narkotika jenis sabu  yang terbungkus dengan plastik bening di tangan tersangka DN.

"Kedua tersangka mengakui bahwa barang bukti itu milik mereka.

Tim opsnal menginterogasi dari mana pelaku mendapatkan barang tersebut. 

Kedua wanita itu mengaku bahwa sabu tersebut mereka diperoleh dari J.

Pria ini buron, tapi nama dan fotonya sudah dimasukkan ke dalam daftar pencarian orang (DPO) oleh polisi," pungkasnya. (naz)

Baca juga: Tak Hafal Pancasila, Anang Ahmad Syaifudin Mundur dari Ketua DPRD Lumajang, Sebut Tak Ada Intervensi

Baca juga: Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Garot, Rekannya Melarikan Diri

Baca juga: Sembunyikan Sabu Dalam Ban Sepmor, Pemilik Bengkel Diringkus

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved