Kriminal

Pekerja Proyek di Papua Barat Tewas Didor OTK

Telah diperoleh informasi dari Pos Satgas Satuan Organik Yonif RK 136/TS Kampung Mayerga, Distrik Moskona Barat, telah datang melapor tentang adanya

Editor: Muliadi Gani
Net
Ilustrasi Penembakan 

PROHABA.CO, MANOKWARI - Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat mengonfirmasi insiden penembakan terhadap pekerja proyek jalan di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua Barat, Kombes Pol. Adam Erwindi, mengatakan, pihaknya membenarkan kejadian penembakan itu setelah mendapat kepastian dari Kapolres Teluk Bintuni.

"Ya, telah terjadi penembakan kepada pekerja proyek jalan Teluk Bintuni-Maybrat pada Kamis (29/9).

Informasi didapat sekitar pukul 18.20 WIT.

Telah diperoleh informasi dari Pos Satgas Satuan Organik Yonif RK 136/TS Kampung Mayerga, Distrik Moskona Barat, telah datang melapor tentang adanya tembakan yang diduga dilakukan oleh OTK (orang tidak dikenal)," kata Adam.

Baca juga: Lukas Enembe Mangkir Lagi dengan Alasan Sakit, KPK Gandeng IDI untuk Cek Kesehatan Gubernur Papua

Adam mengatakan, saat ini personel kepolisian tengah mendalami dan mengecek kejadian penembakan tersebut.

"Sementara saat ini masih didalami dan dicek, Kapolres bersama personel Kodim dan Brimob akan upaya evakuasi korban dan mendatangi TKP," ujarnya.

Menurut Adam, awalnya para pekerja mendengar suara rentetan tembakan saat sedang membuat jalan di Kampung Majnik menuju arah Moskona Utara.

Mereka yang berjumlah sekitar 12 orang, 11 laki-laki dan satu perempuan, langsung lari dan melapor ke Pos Satgas Satuan Organik Yonif RK 136/TS Kampung Mayerga, Distrik Moskona Barat.

Baca juga: Demi Rp 250 Juta, Enam Oknum TNI dan Warga Sipil Mutilasi 4 Orang di Mimika, Papua

"Kronologi kejadian awalnya pada saat masyarakat yang sedang membuat jalan di wilayah Kampung Majnik ke arah Moskona Utara mendengar suara tembakan terdengar kencang dan ditembakkan rentetan," jelasnya.

"Akibat penembakan tersebut, terdapat satu teman mereka yang terkena tembakan di bagian tangan kanan sehingga mereka semua sekitar 12 orang (11 laki-laki dan 1 perempuan) langsung melarikan diri dari tempat kejadian dan melapor ke Pos Satgas Satuan Organik Yonif RK 136/TS Kampung Mayerga, Distrik Moskona Barat, Kabupaten Teluk Bintuni," jelas Adam.

Kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengklaim sebagai pelaku penembakan itu.

Berdasarkan klaim Juru Bicara TPNPB, Sebi Sambom, penembakan itu menewaskan empat orang.

(kompas.com)

Baca juga: Kasus KDRT Lesti Kejora Terus Bergulir, Rizky Billar Dijadwalkan Diperiksa Kamis Siang

Baca juga: Fitri Carlina Ungkap Perasaan Sedihnya Tahu Lesti Kejora Jadi Korban KDRT: Kok Tega-teganya

Baca juga: Roy Marten Lepas Kepergian Mantan Istri di Pemakaman

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved